Terkini

Sigi Bakal Jadi Percontohan Kerukunan Beragama, Ini Alasannya

Pemkab Sigi

SULAWESION.COM, SIGI – Masyarakat Kabupaten Sigi, yang dikenal sangat menghormati kerukunan antar umat beragama, bagaimana tidak, Sigi, yang masyarakatnya mayoritas muslim, dapat hidup damai dengan mereka beragama lain. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kabupaten Sigi, benar-benar menjaga kerukunan antar umat beragama.

Oleh sebab itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, rencananya akan mencanangkan Kabupaten Sigi, sebagai salah satu daerah percontohan kerukunan masyarakat dalam keberagaman agama.

Hal ini seperti yang diutarakan, Kepala kantor wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng H. Abdullah Latopada baru-baru ini. Pihaknya,  telah memiliki rencana mendorong dan mewujudkan kehidupan keberagamaan di Kabupaten Sigi sebagai barometer di Sulteng.

“Iya, kami (Kemenag) telah memiliki rencana untuk menggodok Kabupaten Sigi sebagai barometer kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah, dan adalah cita-cita Kemenag Sulteng, untuk melawan radikalisme,” ujarnya.

Diakui Latopada, Sigi, yang kini dipimpin Bupati Mohammad Irwan Lapatta, memiliki kemajemukan sosial budaya dan agama, yang dapat menjadi modal besar untuk mengembangkan daerah lewat peningkatan pemahaman.

Diungkapkannya, Kemenag Sulteng, membutuhkan peran dari tokoh-tokoh lintas gereja di di Sigi, untuk memberikan pemahaman kepada jemaatnya serta masyarakat umum di daerah, tentang substansi perbedaan.

“Kemenag Sulteng dan Kemenag Sigi tidak menutup mata terhadap kerukunan antarumat beragama. Termasuk penyediaan fasilitas dan sarana ibadah di masing-masing agama.”

“Pastinya, Kemenag selalu berupaya meningkatkan kualitas kerukunan antar umat beragama lewat pemberian bantuan pembangunan infastruktur ibadah dan sarana lainnya untuk menunjang kenyamanan dan kelancaran setiap agama melaksanakan ibadah,” imbuhnya.

Lapatoda, berharap dengan adanya kesepahaman dan saling mendukung antara para tokoh lintas gereja dan tokoh agama lainnya untuk menyatukan persepsi dalam membangun kerukunan dalam keberagaman kehidupan sosial, tanpa melihat latar belakang apapun. (Wan)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top