Sulsel

Aksi Heroik Polwan Tangkap Bandar Shabu Jaringan Internasional

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Soeta AKP Anita Taherong (kanan) saat mendampingi Kapolres Sulsel

 

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Siapa bilang seorang perempuan tak memiliki nyali seperti seperti lelaki, apalagi menangkap seorang bandar shabu. Adalah AKP Anita Taherong ST SH yang namanya tenar karena berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis shabu sebanyak 900 gram, Kamis (9/12/2016).

Shabu yang beratnya nyaris menyentuh angka satu kilo gram itu, berhasil di amankan dipintu keluar pelabuhan Soekarno Hatta Makassar bersama empat orang yang diduga adalah pemilik dan kurir barang haram tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, Anita sapaan akrabnya, terus mengejar para gembong pemilik zat Methamphetamine itu yang konon pemilik utamanya ada di Pulau Kalimantan.

Tepat pada hari Sabtu (10/12/2016), Anita yang juga  Kapolsek Kawasan Soekarno Hatta (soeta) bersama beberapa orang anggotanya terbang ke Bandara Tarakan Kalimantan tenggara, di sana ia di Back Up oleh personil Polsek Tarakan Barat dan berhasil menangkap pemilik utama barang haram tersebut yang berinisial AB alias Kadir, warga Tarakan Kaltara.

“AB inilah yang disebut sebut oleh tersangka yang kita amankan di Makassar sebagai pemilik utama” kata Anita Taherong seperti diberitakan tribratanewspoldasulsel, Minggu (11/12/2016).

Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka AB alias Kadir, Anita bersama rekan rekannya kemudian melakukan penggeledahan dirumah tersangka HE yang telah lebih dulu ditangkap di Makassar.

“Dari hasil penggeledahan itulah, kuat dugaan mereka adalah pengedar narkoba jaringan internasional, dari rumah tersangka HE kita temukan timbangan digital untuk ukuran banyak, mesin pres untuk press plastik seperti plastik pembungkus snak/krupuk, jadi modusnya mereka membeli makanan ringan lalu isinya diganti dengan shabu lalu di pres menggunakan mesin pres itu lalu dikirim ke daerah daerah termasuk Makassar,” urai Anita.

Barang bukti hasil penggeledahan bersama tersangka AB alias Kadir akhirnya dibawa ke Makassar guna proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut.

Kerja Anita tersebut tentu membuat bangga atasannya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan Mpkn. Apalagi penangkapan tersebut dilakukan oleh seorang polwan.

“Membuat saya salut dan sangat mengapresiasi pengungkapan narkoba tersebut adalah kegigihan seorang polwan yang betul betul bekerja bahkan saya pernah dengar dari beberapa jajaran yang sampai mendapati Anitatidur di kantor demi tugas,” kata Anton Charliyan.

Anto berkeyakinan Anita benar-benar bekerja demi tugas mengabdi kepada negara dan masyarakat. “Bisa saja kan dia pulang tidur enak dirumahnya, ngapain tidur di kantor dia yang berkuasa (Kapolsek) ko’ dikantor, tapi Anita Teherong tidak begitu dia rela tidur di kantornya demi tugas,” ujar  pria berdarah Tasik Malaya itu.

Olehnya itu, kata mantan Kadiv Humas Polri tersebut, Ia sangat mengapresiasi pengungkapan dan penangkapan barang haram tersebut. Prestasi Anita  menurutnya  agar menjadi motivasi terhadap dirinya untuk terus berbuat yang terbaik kepada institusi Polri agar semakin dicintai masyarakat dan yang utama berbuat baik kepada masyarakat memberikan pelayanan yang terbaik.

“Begitu pun kepada seluruh jajaran khusus jajaran polda sulsel agar hal tersebut bisa di jadikan contoh yang baik untuk terus ditingkatkan dan diaplikasikan dalam bertugas agar polri semakin baik dan semakin dicintai masyarakat,” tutup Anton Charliyan. (bs)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top