Sulteng

Release BPS Sulteng: Palu Peringkat 8 Deflasi Tertinggi di Kawasan Sulampua

Kepala BPS Sulteng Ir. Faizal Anwar MT, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Moh. Wahyu Yulianto SSi SST MSi, saat press conference di kantor BPS

SULAWESION.COM, PALU – Release kembali dikeluarkan BPS Sulawesi Tengah. Bertempat di ruang Teleconference, Senin (2/10/2017) Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Faizal Anwar MT, didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Moh. Wahyu Yulianto SSi SST MSi, memaparkan sejumlah Point penting.

Dikatakan Kepala BPS Sulteng, Ir. Faizal Anwar MT, bahwa dari 82 Kota pantauan IHK nasional, sebanyak 50 Kota mengalami inflasi sementara 32 kota lainnya mengalami deflasi. Dimana Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 1,59 persen, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 1,04 persen.

Dijelaskannya, penurunan indeks harga yang tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan (1,00 persen), diikuti kelompok kesehatan (0,14 persen), serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar (0,09 persen).

 

Sementara kenaikan indeks harga pada periode yang sama, Kepala BPS mengatakan terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau (0,29 persen), sandang (0,27 persen), serta transpor, komunikasi, dan jasa keuangan (0,14 persen). Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga selama September 2017 relatif tidak mengalami perubahan.

Seperti dikatakan Kepala BPS Sulteng, Kepala Bidang Statistik Distribusi Moh. Wahyu Yulianto SSi SST MSi, mengungkapkan hal senada. Ia mengatakan untuk Laju inflasi Tahun kalender sampai dengan September 2017 sebesar 3,91 persen.

“Untuk Kota di Palu sendiri, Inflasi year on year (September 2017 terhadap September 2016) adalah sebesar 4,61 persen,” imbuhnya. (WAN)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top