Advertorial

Rakortas menjadi energi kebangkitan dan keberpihakan KUMKM

Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas), Kementerian Koperasi dan UMKM RI

SULAWESION.COM, SURABAYA – Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas)  Bidang Koperasi dan UMKM yg berlangsung dari tanggal 13 sampai 15 Desember 2017 di Surabaya,dengan agenda utama Pembahasan progress Rancangan Undang-undang Perkoperasian dan Evaluasi Program 2017, dibuka lansung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Bapak AAGN Puspayoga serta di hadiri oleh seluruh pejabat Eselon I Kemenkop & UKM, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi se-Indonesia serta Kadis Koperasi dan UMKM se-Jawa Timur.

Menteri Koperasi dan UKM RI Bapak AAGN Puspayoga,Dalam sambutannya, mengharapkan melalui RaKortas yang dilaksanakan ini, mampu memberi energi di setiap daerah dalam mendorong kebangkitan dan daya beli serta keberpihakan pada KUMKM.

“Rasio wirausaha yg sudah mencapai angka 3, 01 % membutuhkan pembinaan, penyediaan skema pembiayaan dan pengembangan lebih lanjut. Untuk bunga KUR pada tahun 2018 turun menjadi 7%”, Ungkap AAGN Puspayoga.

“Kementerian Koperasi dan UKM dan Menteri Keuangan menghadirkan produk Ultra Mikro (UMI) dengan mendorong sebanyak 60 koperasi sebagai penyalur KUR UMI dan Menkop menginginkan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM hadir lebih profesional dan berpihak pada KUMKM yang berkualitas dan tidak menimbulkan banyak masalah lagi”, Imbuhnya

Pada acara tersebut,dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) Kadis Koperasi dan UKM se-Indonesia dengan Direktur LPDB KUMKM, Brama Setya.

 

 

 

Kadis Koperasi dan UKM Prov Sulsel H. Abdul Malik Faisal sendiri, melakukan penandatanganan MoU dengan direktur LPDB  Braman Setya. Kerjasama meliputi pembinaan, percepatan, monitoring dan evaluasi penyaluran dana bergulir. (SF)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top