Sulsel

Paripurna RPJMD 2013 – 2018, Gubernur Sulsel uraikan peningkatan APBD

Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Sidang Paripurna  dengan agenda Penyampaian Pidato Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ), Gubernur Sulawesi Selatan 2013-2018, yang digelar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, dari tahun 2013 sampai dengan Triwulan III 2017, berlangsung di kantor DPRD Provinsi Sulsel, Jumat (5/1/2017)

Isinya terkait pencapaian Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang.

Syahrul memaparkan materi-materi pokok LKPJ-AMJ dan Visi dan Misi Pembangunan Sulawesi Selatan 2013 – 2018. Adapun visi tersebut “Sulawesi Selatan Sebagai Pilar Utama Pembangunan Nasional dan Simpul Jejaring Akselarasi Kesejahteraan Pada Tahun 2018”.

“Tidak terasa hari ini,  genap empat tahun delapan bulan,  saya dan Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang menjalankan roda pemerintahan. Berbagai peristiwa terjadi mengiringi perjalanan dalam menjalankan amanat pembangunan di Sulsel,” kata Syahrul.

Ia menguraikan, di awal menjabat gubernur APBD Sulsel Rp 5,33 triliun sedangkan di tahun 2017 mencapai Rp 9,14 triliun dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 7,72 persen, jauh diatas nasional 5,79 persen. Angka ini menempatkan Sulsel berada pada rangking ketiga nasional.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulsel selama lima tahun terjadi peningkatan dari 67,92 di tahun 2013 menjadi 69,76 di tahun 2016. Akselerasinya dalam 10 tahun terakhir sebesar 0,93 persen jauh di atas nasional 0,89 persen.

Pertumbuhan ekonomi Sulsel pada periode 2013-2017 tumbuh berkisar 7,49 persen. Tingkat inflasi terjadi penurunan dari 6,2 di tahun 2013 menjadi 3,85 persen pada Oktober 2017.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga  berlaku mengalami peningkatan dari Rp 258,83 triliun di tahun 2013 menjadi Rp 379,20 triliun di tahun 2016.

Dampak lain dari pertumbuhan ekonomi ini adalah terciptanya lapangan pekerjaan, tingkat pengangguran terbuka turun dari 5,10 persen di tahun 2013 menjadi 4,80 persen di tahun 2016.

“Sepuluh tahun terakhir Pemprov Sulsel mampu menjaga kondisi keamanan masyarakat. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan,” sebutnya.

Jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Sulsel di tahun 2013 sebesar 5,38 juta orang,  meningkat 8,42 juta di tahun 2016. Sedangkan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 106 ribu lebih orang meningkat menjadi 236 orang.

Untuk realisasi pendapatan daerah dari tahun 2013 sampai tahun 2017 terjadi peningkatan signifikan dari Rp 4,86 triliun lebih menjadi Rp 6,32 triliun lebih atau sebesar Rp 82,88 persen.

Peningkatan tersebut bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 45,46 persen dan Dana Transfer sebesar 263,26 persen.

Sedangkan belanja daerah meningkat, di tahun 2013 sebesar Rp 4,92 triliun lebih menjadi Rp 5,25 triliun di tahun 2017.

“Peningkatan ini sejalan dengan adanya peningkatan pendapatan pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2017,” ujarnya.

Syahrul juga menyampaikan prestasi yang diraih oleh Sulsel dibawah kepemimpinannya mencapai 239 penghargaan.

Sementara itu usai rapat paripurna, Ketua DPRD Sulsel HM Roem mengatakan,  laporan dan LKPJ dan AMJ yang diserahkan akan dilihat lagi apakah mencapai target atau tidak.

“Di dalamnya ada target-target capaian, sepatutnya akan dilihat lagi,  ada Pansus, kalau ada yang belum mencapai target kita akan cari tau apa masalahnya,” bebernya.

Selanjutnya, tim Pansus akan melakukan pembahasan, penelaan atau mengkritisi, dimana nanti outputnya bisa berupa rekomendasi catatan strategis dalam bentuk saran atau koreksi.

“Kalau seandainya penghargaan menjadi target RPJMD, dengan jumlah yang sudah diraih, saya kira sudah terlampaui,” pungkasnya. (SF)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top