Sultra

DPO penganiayaan, di ciduk saat akan ijab kabul

Kapolsek Bonegunu Ipda Sunarton, SH bersama tersangka kasus Penganiayaan

SULAWESION.COM, BUTON UTARA – Berharap mengucapkan janji suci sehidup semati akan sakral tanpa gangguan di hari pernikahannya, Lelaki berinisial MLS (28 tahun) yang sudah beberapa bulan ini menjadi DPO Polsek Bonegunu atas kasus penganiayaan yang hampir menewaskan seorang pria DRSN (46 tahun) di tangkap saat akan ijab kabul, Rabu( 10/01/2018), di kediaman mempelai wanita kelurahan lemo kecamatan kulisusu kabupaten buton utara.

Dalam konfrensi persnya, Kapolsek Bonegunu Ipda Sunarton, SH yang turun langsung pada penangkapan menjelaskan, sekitar pukul 10.30 wita bersama anggotanya melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pindana penganiayaan yang terjadi di Desa Lagundi , Kecamatan Kambowa, Buton utara.

“Pelaku penganiayaan ini sudah menjadi DPO kami sejak bulan Maret 2017, malah larinya sudaj sampai ke daerah Papua”ungkapnya.

Setelah berhari hari dia adakan penelusuran, akhirnya tersangka MLS di ketahui sedang berada di rumah calon mempelai yang akan di nikahinya, di desa bonelipu kelurahan Lemo kecamatan Kulisusu Buton Utara.

“Hari ini kami langsung menahan tersangka berdasarkan laporan polisi nomor 18 maret 2017 dan visum dokter dari RSUD kota bau-bau nomor 353/021/IV/2017”

Lanjutnya, tersangka MLS di kenakan
Pasal 351 ayat 2 subsider 352 ayat 1 ancaman 5 tahun.(SYP)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top