Gorontalo

Ini Penjelasan Dibalik Molornya Pengoperasian PLTU Anggrek

gubernur gorontalo saat mengunjungi lokasi pembangunan PLTU Anggrek (foto; humas pemprov gorontalo)

SULAWESION.COM, GORONTALO – Sedianya pada bulan Februari tahun ini, direncanakan Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo. Namun  rencana tersebut dipastikan tertunda.

Sebelumnya, pihak pengembang telah menjanjikan bahwa PLTU 2×25 Megawatt itu akan beroperasi pada Februari tahun ini.

Kepastian molornya pengoperasian PLTU Anggrek, terungkap saat kunjungan kerja Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Rabu (10/1/2018).

Menurut keterangan Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangkit dan Jaringan, Abdul Waris bahwa saat ini progres pembangunan PLTU baru berada pada angka 71,32 Persen. Ditargetkan baru bisa beroperasi akhir tahun 2018 nanti.

“Kita lihat dari target mudah mudahan akhir tahun ini bisa kita selesaikan. Progres 71 persen itu tidak serta merta dapat 100 persen karena berbagai kendala,” terang Waris.

Waris menjelaskan, saat ini pihaknya sudah selesai melakukan konstruksi fisik. Kendala saat ini dalam hal instalasi dan setting mesin yang cukup rumit. Selain instalasi mesin yang rumit, pekerjaan pun terhambat faktor alam.

“Kondisi di lapangan seperti pada bagian CWP (Circulating Water Pump) di Pump House itu tidak lagi tanah, tapi batu yang masif. Tidak bisa dilakukan dengan alat biasa, tapi harus pakai blasting. Tapi karena bangunannya sudah ada kita tidak bisa,” kata Waris.

Terkait dengan pembangunan Jetty (dermaga/pelabuhan yang menjulur ke laut), pihaknya mengaku sedang melaksanakan pekerjaan.

Ia menargetkan Jetty bisa rampung di awal Juni, sebagai dermaga tempat bongkar muat batu bara ke pembangkit.

Waris atas nama pihak manajemen memohon maaf belum bisa melayani pembangkit listrik 2×25 Megawatt bagi warga Gorontalo.

Ia berharap kendala di lapangan bisa diselesaikan sehingga suplai dari pembangkit ini bisa menambah kapasitas listrik di Gorontalo dan Sulawesi Utara pada umumnya. (HEL)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terpopuler

To Top