Sulsel

Kisp Sulsel awasi kampanye hitam di pilkada serentak

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (KISP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasdullah

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Pesta Demokrasi lima tahunan sekali baik pemilihin bupati,walikota maupun gubernur sulsel,berlansung tahun 2018 ini.

Berbagai cara akan dilakukan para kandidat untuk mendapatkan simpatik dan dukungan dari masyarakat,baik dengan menggunakan pamplet,baliho,umbul-umbul maupun media sosial atau medsos.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (KISP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasdullah saat di temui dikantornya (11/1/2018),mengatakan,pilkada serentak lima tahunan sekali ini,tentu diharapkan berjalan aman, jujur,adil serta berkwalitas dengan kompetisi yang sehat.

Pesta demokrasi yang berjalan aman,damai,jujur dan adil tentu harapan bersama dengan kompetisi yang sehat dengan menyampaikan ide dan gagasan untuk kemajuan dan Kesejahteraan masyarakat sulsel, ungkap andi hasdullah.

Pengunaan media sosial sebagai media kampaye pasti akan dilakukan para kandidat karena harganya yang murah, mudah dan cepat, sehingga pengawasan yang ketat harus dilakukan baik itu dari bawaslu,kepolisian,pemerintah propinsi sulael melalui kisp sulsel,lanjutnya.

Penggunaan medsos yang baik harus dilakukan,dimana para kandidat dapat menggunakan sebagai wadah menyampaikan visi dan misi,ide dan gagasan, sehingga masyarakat dapat menjadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan.

Andi hasdullah juga mengaku, monitoring dan pengawasan akan terus dilakukan,untuk mengatasipasi terjadinya kampanye hitam di media sosial,termasuk adanya penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Pengawasan dan monitoring bersama instansi dan lembaga terkait,terus dilakukan untuk mengantisipasi adanya kampanye hitam,termasuk terus mengajak seluruh masyarakat khusus para kandidat kepala daerah dan pendukungnya untuk tetap berhati-hati,dan bijak dalam menggunakan medsos,karena aturannya sangat jelas dan apa bila melanggar bisa dituntut hukuman penjara termasuk di blokir akun medsosnya,tegasnya. (SF)

 

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top