Sulut

Laporan Pemalsuan Tandatangan Dukungan Sudah Ditangani, Mustarin: Dalam Proses Perampungan

Mustarin Humagi, Shi, koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Sulut

SULAWESION.COM, KOTAMOBAGU – Menanggapi hasil temuan yang dilaporkan oleh Panwaslu Kotamobagu, beberap waktu lalu, ternyata telah berproses dan tinggal menunggu perampungan.

Hal itu disampaikan Mustarin Humagi, Shi, selaku koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Sulut, Rabu (10/1/2018) kemarin.

Ia menuturkan bahwa Bawaslu bersama Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Kotamobagu, sedang memproses laporan adanya dugaan pemalsuan tandatangan, dilakukan oknum tim penghubung (LO) salah satu pasangan calon.

Mustarin menyebut ada 2 (dua) laporan yang masuk dan sementara diproses salah satunya adalah dugaan pemalsuan tandatangan dukungan

“Proses perampungannya sudah sekitar 75 – 90 persen,” katanya.

Ditegaskan Mustarin, Jika terbukti, dukungannya bisa di TMS kan, dan bahkan pelaku dapat diproses hukum, sebab telah melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu.

“Iya, itu harus di TMS kan, dan proses hukumnya juga tidak bisa diabaikan, karena itu masuk dalam kategori tindak pidana pemilu, ancaman hukumannya 6 tahun,” bebernya.

“Kami (Bawaslu) bersama tim Gakumdu, sangat serius dalam menangani setiap laporan yang masuk dan hal itu akan kita tindaklanjuti, dan jika dari hasil penyelidikan Bawaslu bersama Gakumdu terbukti ada pergerakan terorganisir yang dilakukan secara masif, itu bisa berujung sampai ke pembatalan calon, walaupun sudah di injuri time,” kata Mustarin menegaskan.

Pun dengan calon yang maju dari jalur Parpol, Mustarin mengatakan pihaknya masih akan melakukan penelitian, jika ada prosesnya yang improsedural, kita akan lakukan hal yang sama.

“Jelasnya, tak ada pasangan calon yang di istimewakan, di mata hukum semuanya sama,” tegasnya. (HEL)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top