Advertorial

Antisipasi gangguan Kamtibmas, Peran aktif masyarakat jaga stabiltas Daerah

Workshop Pembinaan dan Pencegahan Gangguan Kamtibmas

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Upaya pencegahan gangguan stabiltas keamanan kerap dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dalam melibatkan masyarakat untuk mengambil peran dalam menciptakan rasa aman dilingkungan sosial. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol), telah menggelar Workshop Pembinaan dan Pencegahan Gangguan Kamtibmas pada Bulan Juli 2017 lalu.

Dalam Workshop ini pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Selatan, mengajak sejumlah elemen masyarakat untuk memahami peranan kemitraan dengan pihak Kepolisian maupun Pemerintah setempat.

Kabid Padnas dan Penanganan Konflik, Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Werianto mengatakan melalui Workshop yang telah digelar telah menghasilkan sejumlah point di antaranya :

a. Memahami peran masyarakat dan stake holder untuk ikut memelihara dan       menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan yang aman dan  Kondusif.

b. Upaya dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas meliputi :

  • Meningkatkan intensitas sosialisasi dan perlunya partisipasi masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman.
  • Meningkatkan peran forum kewaspadaan dini masyarakat untuk membangun kebersamaan dalam mengindentifikasi setiap potensi ancaman.
  • Memberdayakan tokoh masyarakat, tokoh Agama di daerah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan masyarakat.
  • Optimalisasi peran pemerintah daerahuntuk memfasilitasi peningkatan kewaspadaan masyarakat.

c. Peran Polri yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat, kesadaran hokum masyarakat dan ketaatan warga masyarakat terhadap hokum dan peraturan perundang-undangan.

d. Unsur utama dari kemitraan efektif yaitu :

  • Sifat sukarela
  • Saling ketergantungan sebagai dampak dari saling berbagi tanggung jawab
  • Adanya tambahan dukungan
  • Terjadinya peningkatan berbagai jenis sumber daya dan kompetisi
  • Terjadi komunikasi yang baik
  • Saling menghormati dan saling percaya

e. Bahwa perwujudan kerjasama Polri dengan masyarakat untuk menanggulangi kejahatan dan ketidak tertiban social dalam rangka menciptakan ketenteraman umum di dalam kehidupan masyarakat.

f. Kemitraan dan Kerjasama Polisi dan aparat keamanan lainnya bukan sekedar bekerjasama dalam operasinalisasi penanggulangan kejahatan dan ketidakstabilan sosial tetapi juga meliputi mekanisme kemitraan yang mencakup keseluruhan proses manajemen, mulai dari perencanaan sampai pengawasan, analisis, evaluasi atas pelaksanaan.

“Sejumlah point ini telah menjadi capaian dalam Workshop “Pembinaan dan Pencegahan Gangguan Kamtibmas”, yang telah kami gelar beberapa bulan lalu dengan melibatkan masyarakat dan pihak TNI/ Polri”, pungkasnya. (SF)

 

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top