Sulbar

Salim – Marwan, tolak ikut debat, bila KPUD berikan materi ini

Calon Bupati-Calon Wakil Bupati, Kabupaten Polewali Mandar, nomor urut 1 (satu), Salim-Marwan

SULAWESION.COM, POLEWALI MANDAR – Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Polman Nomor urut 1 Salim S Mengga – Marwan (Salim-Marwan) memastikan akan menolak untuk ikut dalam debat publik yang digelar KPUD jika metoda tanya jawab.

Hal ini dikatakan langsung Calon Bupati Salim S Mengga, Minggu (20/5/2018).

Menurut, Salim S Mengga, Pola yang dikembangkan KPU dalam debat kandidat kali ini bukan metoda debat tetapi metoda tanya jawab karena semua pertanyaan diatur dan berasal dari moderator sehingga paslon tidak diberi kesempatan utk menyampaikan pertanyaan kepada paslon lain .

“Metoda ini sangat berpotensial untuk terjadi kecurangan kepada salah satu paslon . Karena itu besok bila KPU tetap memaksakan metoda ini akan saya tolak,”Kata Salim

Senada dikatakan Calon Wakil Bupati Polman Marwan mengatakan, Debat Kandidat kok Cuman Tanya Jawab Doang. Mending nggak usah Debat. Menurutnya Ini perang Gagasan dan Adu konsep Bung. Polman ini mau Diapain 5 tahun kedepan Kwalitas dan isi otak Kandidat mesti di ketahui.

“Masa panelis atau moderator yang punya kesempatan bertanya, sementara paslon ngak ada kesempatan. Kembalikanlah ke PKPU dong,”Ujar Marwan.

Sebelumnya Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten, nyatakan pihaknya siap menggelar debat kandidat atau depat publik pertama calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Polman 2018 akan digelar pada Senin (21/5/2018) besok.

Kedua pasangan calon yakni Andi Ibrahim Masdar – Muhammad Natsir Rahmat (AIM-beNAR) pasangan nomor urut 2 dan Salim S Mengga – Marwan (Salim-Marwan) pasangan nomor urut 1.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman, M Danial mengatakan, debat pertama akan dilangsungkan di Gedung Nusantara (Gedung Gadis) Polman.

“Debat kandidat akan kita langsungkan sebanyak tiga kali, debat pertama Senin 21 Mei mendatang,”kata M. Danial.

Ia menuturkan, debat kandidat akan berlangsung dengan durasi 90 menit. Dimana Masing-masing tim pasangan calon hanya dibolehkan 100 orang masuk dalam ruangan debat.

“Debat akan dipimpin panelis orang-orang yang memiliki kapasitas, kompetensi dan integritas yang tidak diragukan. Moderator adalah salah satu dari panelis,”Tambanya.(HR)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top