Pendidikan

UMI Makassar dan Duta Besar Palestina,jalin kerjasama, Demi Perdamaian Dunia

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, menjalin kerjasama dengan Duta Besar Palestina yang dituangkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU)

SULAWESION.COM, MAKASSAR – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, menjalin kerjasama dengan Duta Besar Palestina yang dituangkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU).

Penandatanganan nota kesepahaman antara kedua pimpinan yaitu Duta Besar Palestina Untuk Indonesia, Zuhair Al Shun, dan Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding SE. MM,Serta pengurus yayasan wakaf UMI di Fakultas Kedokteran UMI Makasssar, Jumat (28/12/2018).

Duta Besar Indonesia untuk palestina Zuhair Al Shun,mengatakan melalui kerjasama ini pelajar dari negaranya dapat melanjutkan pendidikan Di UMI Makassar,sekaligus mendapatkan masukan dan pandangan dalam mengatasi konflik, sehingga tercipta kedamaian dipalestina.

“Melalui MoU ini, kami ingin pelajar dari Palestina bisa melanjutkan kuliah di UMI Makassar,sekaligus mendapat pandangan dan masukan dari UMI untuk perdamaian dinegaranya,Kata Zuhair.

“Tiga permasalan utama yang dihadapi di negara palestina yang harus segera mendapatkan solusi,Pertama prospek perdamaian di timur tengah, Kedua, keberlanjutan eksistensi umat islam dan Ketiga,kemerdekaan bangsa Palestina.

Pemerintah Indonesia dituntut banyak berperan aktif dalam menyelesaikan masalah ini, terutama bagaimana memberikan solusi.

“Banyak kalangan menyebut masalah Israel dan Palestina ini merupakan konflik abadi karena memang konflik wilayah tersebut hingga kini belum menemukan solusi secara permanen.lanjutnya.

“Saya sangat bahagia disini,sudah memaparkan kondisi dan kehidupan islam disana. Dan Kami juga minta pandangan Dosen pihak UMI sebagai solusi untuk perdamaian konflik di negara Palestina, ini demi kebutuhan kesejahteraan warga Palestina disana,” terangnya.

Sementara Itu Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding SE. MM, menilai permasalahan di palestina membutuhkan penaganan serius. Maka pihaknya juga akan mencari solusi untuk kepentingan umat.

Solusi yang ia maksud adalah, UMI membuka diri ke Palestina dengan cara pertukaran pelajar yang hendak melanjutkan kuliah di kampus terbaik di luar Pulau Jawa itu.

“Terkait muslim di Palestina ya,  kita membantu saudara kita dipalestina yang mungkin masih ada yang belum mampu sekolah yang kita bantu yaitu  pembiayaannya garatis,” katanya.

Adapun fasilitas disiapkan jika warga Palestina hendak menikmati Pendidikan Tinggi di UMI. Maka disiapkan lokasi tempat tinggal, gratis SPP/BPP serta pembinaan lainya.

“Sudah kita siapkan, apalagi para wakil Rektor hingga yayasan bersedia menerima. Ini baru perkenalan awal yang sudah dibicarakan, tidak menutup kemungkinan nanti akan bertambah lagi hal lain,” Tutupnya. (SF)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

Sulawesion merupakan portal berita sulawesi yang menyajikan berita dan informasi menarik yang menghibur, bermanfaat dan inspiratif.

Jika anda memiliki pertanyaan tentang kebijakan privasi atau perlakuan kami atas data pribadi anda, anda dapat mengirimkan email ke support@sulawesion.com

Berita Populer

Arsip Berita

Copyright © 2016. All rights reserved.

To Top