BITUNG, SULAWESION.COM – Sebagai wadah perjuangan advokasi, Serikat Awak Kapal Perikanan (SAKTI) Sulawesi Utara membagikan sejumlah tips kepada calon awak kapal sebelum bekerja.
Ketua Serikat Awak Kapal Perikanan (SAKTI) Sulawesi Utara Arnon Hiborang mengatakan, pekerja kapal perikanan merupakan suatu profesi yang menantang tapi juga menjanjikan.
Sehingga, kata Arnon, sebelum berkarir dibidang itu membutuhkan kesiapan mental agar siap menghadapi kerasnya kehidupan di laut.
“Sebelum memulai karier di bidang ini, penting untuk memahami beberapa hal agar dapat bekerja dengan aman dan nyaman,” beber Arnon dalam keterangan tertulis, Rabu (26/02/2025).
Pertama yang harus diperhatikan calon pekerja sebagai awak kapal, katanya, memahami betul kontrak kerja dengan baik.
“Sebelum menandatangani Perjanjian Kerja Laut (PKL), baca dengan teliti hak dan kewajiban. Termasuk upah, jam kerja, asuransi, dan kompensasi jika terjadi kecelakaan. Jangan ragu untuk bertanya jika ada hal yang kurang jelas,” katanya.
Selain hal tersebut, ia juga berharap memastikan kapal memiliki dokumen resmi.
“Pilih kapal yang memiliki izin operasi resmi dan terdaftar di otoritas perikanan. Ini penting untuk memastikan kapal beroperasi secara legal agar supaya awak kapal ini mendapatkan perlindungan hukum yang memadai,” tegasnya.
Tips-tips lain, Arnon mengatakan awak kapal sebelum bergabung juga haru cari tahu rekam jejak perusahaan atau pemilik kapal. Pastikan mereka memiliki reputasi yang baik dan tidak memiliki catatan buruk terkait kesejahteraan pekerja/Buruh Awak Kapal Perikanan.
“Ada berbagai jenis kapal dan metode penangkapan ikan. Pastikan memahami sistem kerja yang digunakan. Termasuk peralatan dan teknologi yang akan digunakan di kapal,” katanya.
Ia menambahkan, keselamatan di laut adalah prioritas utama. Pastikan mendapatkan pelatihan dasar keselamatan, seperti cara menggunakan jaket pelampung, prosedur evakuasi, dan penanganan darurat di laut.
“Bekerja di kapal perikanan memiliki risiko tinggi, seperti cuaca ekstrem, kerja fisik yang berat, dan isolasi dari daratan dalam waktu lama. Pastikan siap mental dan fisik untuk menghadapi tantangan ini” tukasnya.