BUTON TENGAH, SULAWESION.COM – Guna memperkuat mental dan spiritual Aparatur Sipin Negara (ASN) dan Warganya, Bupati Buton Tengah (Buteng) gelar Safari Dakwah Dan Ruqyah, yang di awali dari masjid Agung Nurul Huda, Kecamatan Lakudo, dan selanjutnya di kecamatan-kecamatan lain.
Bupati Buton Tengah, H. Azhari, mengatakan kegiatan ini sebagai saran refleksi diri dan penguatan akidah sehingga terjauh dari praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam.
“Majelis ilmu ini diharapkan dapat membersihkan hati dan jiwa serta menguatkan tauhid. Kita harus menjauh dari praktik perdukunan dan hal-hal yang menyesatkan,” tuturnya saat memberikan sambutan pada kegiatan safari dakwah di masjid Agung Nurul Huda, Kecamatan Lakudo, Selasa (13/1/2026) kemarin.
Menurut Azhari, Ruqyah Syar’iyyah tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembuhan, tetapi juga sebagai bagian dari dakwah untuk mengajak umat kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.
“Jadi, mari sama-sama berbenah diri, agar menjadi manusia yang kuat dan taat kepada agamanya yang di anutnya,” ajaknya
Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan sejumlah pakar ruqyah nasional dan internasional. Hadir sebagai narasumber Syaikh Abu Al Barra Usman bin Yasin Al-Ma’ani, Ketua Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia (ARSYI) Ustadz Achmad Junaedi, serta Founder Rehab Hati Ustadz Nurudin Al-Indunissy. Tema yang diusung adalah penyucian jiwa atau tazkiyatun nafs.
Untuk menjangkau peserta lebih luas, panitia membagi kegiatan dalam dua sesi. Hari pertama dikhususkan bagi ASN, OPD, dan aparatur desa di Masjid Agung Nurul Huda. Hari kedua, Rabu, 14 Januari 2025, kegiatan akan digelar di Kecamatan Mawasangka dan terbuka untuk masyarakat umum.






