BOLTIM, SULAWESION.COM – Pemerintah Desa Buyat I (Satu) Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Mustenbangdes) pada Kamis 15 Januari 2026.
Kegiatan ini dipimpin oleh Sangadi (Kepala Desa) Buyat I Chandra Setiawan Modeong dam dihadiri oleh Sekretaris Camat Kotabunan Indarwan Lolangion, Ketua dan Anggota BPD, Perangkat Desa serta perwakilan warga masyarakat setempat.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk direalisasikan baik dengan penganggaran lewat dana Desa, APBD maupun APBN.
Diantara usulan yang disampaikan adalah penambahan kuota BPJS, bantuan study, rehab gedung PAUD, pengadaan tempat sampah, peningkagan jalan usaha tani, pengadaan atau peningkatan sarana air bersih, pengadaan alat dan mesin pertanian serta program ketahanan pangan lainnya.
Sangadi Chandra Setiawan Modeong mengatakan, program-program yang diusulkan ada yang bisa langsung diakomodir di dana desa dan ada juga yang perlu diusulkan dalam Musrenbang berjenjang jika pembiayaannya dinilai besar. Ini, kata dia, merupakan solusi bagi semua usulan yang.
“Untuk air bersih, perlu saya jelaskan bahwa sudah ada pembangunannya yang bersumber di Mobuya yang sedang dalam tahapan uji coba dan perawatan selama enam bulan. Kenapa airnya belum sampai di Desa kita, itu karena ada jaringan pipa yang putus dan butuh perbaikan,” Jelas Chandra.
Dia juga menjelaskan, semua usulan yang disampaikan dalam forum Musrenbangdes akan menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk merealisasikannya. Namun, perlu mempertimbangkan kondisi keuangan yang ada.
“Progfam yang bisa kita intervensi dengan dana desa maka akan diintervensi. Jika tidak maka kita lihat pintu mana yg bisa kita masuk. Intinya kita berupaya supaya usulan program dari warga masyarakat bisa direalisasikan,” pungkasnya.







