KOTAMOBAGU, SULAWESION.COM– Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kota Kotamobagu.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kota Kotamobagu, Senin (19/1/2026).
Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kotamobagu, Adrianus Mokoginta, serta dihadiri Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh anggota DPRD Kota Kotamobagu.
Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-116 Kotamobagu juga dihadiri sejumlah kepala daerah dari wilayah sekitar, di antaranya Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Bupati Bolaang Mongondow Selatan Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati, serta Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur Argo Sumaiku.
Kehadiran para kepala daerah tersebut memperkuat pesan bahwa pembangunan Kota Kotamobagu merupakan bagian strategis dari kemajuan kawasan di Bolaang Mongondow Raya.
Memasuki usia ke-116 tahun, Kota Kotamobagu dihadapkan pada tuntutan perubahan yang nyata.
Rapat Paripurna Istimewa ini menjadi ruang refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus evaluasi terhadap berbagai kekurangan.
Serta penegasan komitmen bersama untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang modern, inovatif, dan adaptif terhadap percepatan teknologi.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu tidak lagi dapat bertumpu pada pola kerja konvensional.
Menurutnya, profesionalisme aparatur, transparansi, serta digitalisasi birokrasi merupakan keharusan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Peringatan HUT ke-116 ini bukan hanya perayaan usia, tetapi momentum untuk mengukur sejauh mana pemerintah benar-benar hadir dan bekerja efektif untuk rakyat. Tata kelola yang modern dan responsif bukan pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan bahwa tema “Inovasi dan Transformasi Digital sebagai Landasan Menuju Kotamobagu yang Lebih Maju” harus diwujudkan dalam langkah-langkah konkret dan terukur.
Transformasi digital, lanjutnya, diarahkan untuk memangkas birokrasi yang berbelit, mempercepat layanan publik, serta memastikan setiap kebijakan tepat sasaran.
“Pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak nyata. Pelayanan publik harus semakin cepat, mudah diakses, dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus meningkat,” ujarnya.
Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-116 Kota Kotamobagu berlangsung khidmat namun sarat pesan perubahan.
Forum ini mencerminkan tekad bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi eksekutif dan legislatif, meninggalkan zona nyaman.
Serta memastikan bahwa 116 tahun perjalanan Kota Kotamobagu menjadi pijakan kokoh menuju masa depan yang lebih maju, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan rakyat.***







