Kabupaten Sitaro Diganjar Penghargaan UHC Award 2026

SITARO, SULAWESION.COM- Catatan prestasi kembali diukir Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dalam hal pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.

Dimana selang tahun 2025, daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Karangetang Mandolokang Kolo-Kolo (Karamando) itu hampir mencapai 100 persen cakupan kepesertaan JKN.

Capaian itu berujung pada penerimaan penghargaan Universal Health Coverage Award 2026 yang diterima langsung Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit di Jakarta belum lama ini.

Data yang diperoleh wartawan mencatat adanya kinerja positif sehingga menempatkan Sitaro sebagai pendukung pelaksanaan UHC Awards Tahun 2026 dengan jumlah kepesertaan per 31 Desember 2025 sebanyak 69.357 jiwa dari total 70.000 penduduk Kabupaten Sitaro dengan tingkat keaktifan mencapai 86,9 persen.

Bupati Sitaro, Chyntia Kalangit yang menerima penghargaan pada acara penganugerahan UHC Award 2026 menyebut, pencapaian ini merupakan hasil dari sinergi berkelanjutan antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi berbagai pihak yang telah menghentar Kabupaten Sitaro hingga bisa meraih salah satu penghargaan bergengsi dalam hal pelaksanaan program jaminan kesehatan tersebut.

Menurut Kalangit, capaian Universal Health Coverage di Kabupaten Sitaro merupakan hasil nyata dari komitmen dan kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah.

“Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata melalui Program JKN,” kata bupati.

Ia menambahkan bahwa UHC Award 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan, tetapi juga motivasi berkelanjutan bagi pemerintah daerah dengan tujuannya untuk terus menjaga keberlangsungan kepesertaan aktif serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada seluruh peserta JKN di wilayahnya.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan Program JKN demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tutup bupati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan