Upaya Bupati Chyntia Kalangit Berbuah Manis, Pemkab Sitaro Kantongi Ijin Perekrutan Nakes

Bupati Chyntia Kalangit menyerahkan cendera mata kepada pihak Direktorat Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (Ist)

SITARO, SULAWESION.COM- Terhitung mulai 1 Januari 2026, seluruh instansi pemerintah di Indonesia, termasuk Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dilarang melakukan pengangkatan tenaga honorer.

Kebijakan pemerintah pusat ini menimbulkan persoalan di tengah layanan kesehatan di Kabupaten Sitaro, dimana jumlah tenaga kesehatan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) belum mampu memenuhi layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Di tengah persoalan tersebut, Bupati Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit mengambil langkah dengan mendatangi Kementerian Kesehatan, guna mengajukan permohonan pengangkatan tenaga kontrak untuk formasi dokter maupun tenaga medis.

Menurut Kalangit, dokter, perawat maupun tenaga kesehatan lainnya merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda untuk optimalisasi layanan kesehatan, baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ada.

“Pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar. Pemerintah daerah harus memastikan fasilitas kesehatan tetap didukung tenaga medis yang memadai,” ungkap Kalangit.

Kesempatan itu, Bupati Chyntia Kalangit yang dampingi sejumlah pejabat daerah di terima oleh pihak Direktorat Tenaga Kesehagan Kementerkan Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta.

Pertemuan itupun membuahkan hasil positif. Pemerintah daerah akhirnya diperbolehkan melakukan perekrutan tenaga kesehatan melalui skema penugasan khusus dan mitra kerja, dengan pengawasan ketat dari Kementerian Kesehatan agar tetap sejalan dengan semangat Undang-Undang ASN.

Keputusan ini menjadi angin segar bagi Pemkab Sitaro dalam upaya memperkuat layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Diharapkan, penambahan tenaga medis nantinya mampu meningkatkan akses serta mutu pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan kesehatan secara cepat dan profesional.

Langkah strategis ini sekaligus menunjukkan keseriusan kepemimpinan Bupati Chyntia Kalangit dalam menghadirkan sistem kesehatan yang tangguh menuju masyarakat Sitaro sehat dan semakin sejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan