PDI Perjuangan Bitung Terapkan Seleksi Ketat Calon Ketua PAC

Pembukaan seleksi calon ketua PAC di Kantor DPC PDI Perjuangan Bitung. (Ist)

BITUNG, SULAWESION.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bitung melaksanakan seleksi ketat calon ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan, Selasa (10/02/2026).

Dalam seleksi tersebut, setiap kader yang terjaring diwajibkan mengikuti asesmen komprehensif yang mencakup dua tahapan utama, yakni psikotes dan wawancara mendalam.

Bacaan Lainnya

Langkah ini menegaskan PDI Perjuangan komitmen membangun kepemimpinan partai yang solid dan berintegritas.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bitung Geraldi Mantiri menegaskan untuk menjadi pengurus partai bukan tentang niat baik saja, akan tetapi itu merupakan profesi yang mulia.

“Mengapa demikian? karena di PDI Perjuangan memperjuangkan ideologi nasionalis dan Sukarnois untuk diejawantahkan ke masyarakat,” tegas Geraldi.

Sebagai pengurus partai, katanya, harus mampu memahami manajerial. Terutama mengerti soal peran, target dan ritme.

Berbicara tentang peran, mantan anggota DPRD Kota Bitung ini menjelaskan, harus tau tentang batasan, fungsi di tingkat PAC Kecamatan, DPC, DPD maupun DPP.

Sementara terget, lanjutnya, menyangkut apa yang akan dilakukan sebagai pengurus partai.

“Untuk ritme yaitu menyangkut konsistensi. Nah, ini sangat penting karena berhubungan dengan evaluasi progres hingga evaluasi output,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Rio Dondokambey mengatakan pengurus PAC tingkat kecamatan merupakan ujung tombak partai.

“Tapi, yang perlu dipahami teman-teman adalah setiap pengurus merupakan petugas partai,” katanya.

Dikesempatan tersebut, Rio meneruskan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yaitu, menjadi pengurus partai bukan sebuah jabatan melainkan tugas dan tanggung jawab.

“Jabatan pengurus Partai di delapan Kecamatan di Kota Bitung, bukan di pakai untuk sombong-sombong, gaga-gagahan, bukan untuk di pakai untuk tendang-tendang orang. Bukan untuk menjadi pemberontak di tengah masyarakat, karena sejatinya pengurus PAC tugasnya untuk menyenangkan masyarakat dan jembatan agar anggota legislatif lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Disamping itu, Rio jaga berpesan untuk menjaga kesolidan organisasi. Calon pengurus yang belum terpilih, katanya, agar tetap setiap pada ideologi partai.

“Jangan sampai kecewa tidak terpilih, malah jadi ketua PAC partai lain. Karena saat ini banyak partai yang mencari-cari kader,” sentilnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan psikotest dan FPT merupakan syarat DPP Partai, untuk pengisian pengurus PAC di delapan Kecamatan Kota Bitung.

“Kami juga pernah ikut FPT sebagai ketua DPD, melihat pelaksanaan FPT di PAC pertanyaan hampir sama semuanya. Jadi tidak membeda-bedakan karena tugas di partai sama hanya posisinya yang beda, ada yang di tempatkan, di DPD, DPC dan PAC,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan