BITUNG, SULAWESION.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Sulawesi Utara, Ulyas Taha membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) KKIG Kota Bitung di Gedung Sarundajang Kantor Walikota Bitung, Senin (16/02/2026).
Dikesempatan itu, Ulyas Taha menyatakan KKIG merupakan organisasi kekerabatan dan kekeluargaan. Hal tersebut, kata Uliyas, menjadi alasan DPD KKIG tidak mengeluarkan karateker.
“Banyak yang meminta karateker, tapi saya khawatir mengeluarkan karateker akan menjadikan organisasi di tingkat cabang tidak akur,” ucapannya.
Disisi lain, Ulyas mengapresiasi banyak yang ingin menjadi Ketua DPC KKIG. Ini menggambarkan, katanya, organisasi tidak kekurangan kader-kader yang berkualitas.
Ia berharap, musyawarah cabang KKIG Bitung berjalan penuh dengan demokratis tanpa melewati batas-batas adat dan adab. “Silahkan bertarung, saya tidak mau intervensi atau memberikan arahan,” tegasnya.
Adat dan adab, kata Ulyas, merupakan satu kesatuan yang harus berjalan bersama di KKIG. Jika mengabaikan adat, bebernya, maka akan kehilangan adab.
“Sebagai orang di rantau kita harus cepat beradaptasi dengan berbagai budaya. Tapi, bukan berati melupakan budaya kita sendiri sebagai orang Gorontalo,” tukasnya.







