BOLMUT,SULAWESION.COM– Ada yang menarik di Puskesmas Bolangitang. Dimana puskesmas yang melayani 12 desa di Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) ini melahirkan sebuah inovasi pelayanan kesehatan berbasis komunitas dengan menggunakan teknologi.
Dimana ibu-ibu hamil yang berada di 12 desa berada dalam satu grup Whatsaap dengan nama grup Komunitas MOMBAY PKM Bolit.
Digrup ini para anggota terbuka menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan proses kehamilan mereka. Dan akan dijawab oleh petugas kesehatan dari puskesmas Bolangitang.
Vira Mantang sebagai pemenang Ibu hamil inspiratif bulan Desember 2025 mengatakan tentang edukasi online MOMBAY.
Dimana menurutnya grup MOMBAY ini ibu-ibu hamil bisa sharing kepada petugas kesehatan yang tergabung dalam grup.
“Diantaranya tentang keluhan-keluhan kita selama masa hamil. Tentang merawat bayi, dan merawat diri sesudah melahirkan,”ujar warga desa Sonuo ini.

Menurutnya, manfaaat yang bisa diambil dari grup MOMBAY ini. Dirinya bisa mengetahui cara mengembalikan posisi bayi yang sungsang.
Dirinya juga rutin mengikuti zoom yoga setiap hari Jumat untuk mengembalikan posisi bayi yang sungsang.
Sri Dewi Kantoli sebagai pemenang Ibu hamil inspiratif bulan November 2025 menambahkan soal MOMBAY dimana dirinya bisa mendapatkan informasi tentang seputaran kehamilan dan menuju proses persalinan.
“Kita juga bisa mendapatkan ruang bersosialisasi sesama ibu hamil. Dan bisa belajar senam ibu hamil,”ujarnya.
Sementara itu kepala puskesmas Bolangitang Latifah Talibo mengatakan
Tujuan Inovasi MOMBAY diantaranya meningkatkan pengetahuan ibu tentang kehamilan, tanda bahaya, tanda-tanda persalinan, masa nifas, perawatan bayi baru lahir dan keluarga berencanam
“Memastikan ibu mendapatkan informasi yang benar terkait kehamilan, masa nifas dan perawatan bayi baru lahir. Mengurangi kecemasan ibu selama hamil. Mengurangi keluhan-keluhan ibu selama hamil melalui kelas prenatal yoga,”ungkapnya.
Selanjutnya mempersiapkan ibu hamil baik secara fisik dan mental menuju persalinan bahagia.
“Menjadi layanan konsultasi online bagi ibu hamil, ibu nifas dan bayi balita 24/7. Memotivasi ibu hamil agar memiliki Jaminan Kesehatan (Kartu BPJS). Dan tentunya untuk menurungkan angka kematian ibu,”jelas Talibo.
Dalam perjalanannya sudah hamir 120 lebih ibu hamil yang tergabung dalam grup Whatsaap MOMBAY. Per 27 Februari 2026 anggota grup mencapai 98.
Selain itu dalan tiga bulan terakhir sejak November 2025 hingga Januari 2026 tercatat sudah ada 31 ibu hamil yang melahirkan.
Menariknya hal-hal yang sering ditanyakan dalam grup Whatsap adalah keluhan selama hamil, contoh ibu hamil mengalami sembelit, keputihan.
“Konsultasi apakah berpengaruh terhadap janin atau tidak, kemudian lanjut dengan minta tips apakah berupa obat atau terapi non farmakologi perilaku hidup bersih dan sehat,”kata Kapus.
Inovasi ini menjadi ruang sharing yang menekan rasa pada ibu hamil, dan sarana informasi yang akurat yang diyakini benar oleh ibu hamil.
Selain itu, puskesmas Bolangitang juga memberikan hadiah bagi ibu hamil terpilih. Saat ini ibu hamil inspiratif yang dipilih sebulan sekali sudah enam orang.
“Indikator penilaiannya keaktifan digrup. Aktif mengikuti posyandu. Suami aktif mendampingimnIkut kelas yoga, Post test melalu link google form,”ujar Kapus.
MOMBAY sendiri memiliki kepanjangan MOM AND BABY HAPPY yang diinisiasi oleh Andi Tenri U. Syahruddin, S ST M Keb dan diperkenalkan pada 13 Oktober 2025.
Inovasi MOMBAY Lahir Dari Permasalahan
Inovasi Mombay tentu lahir dari sebuah permasalahan. Dimana beberapa permasalahan utama yang dihadapi antara lain.
Masih ditemukannya berbagai permasalahan Kesehatan pada ibu dan anak. Kurang optimalnya kesiapan ibu secara fisik dan mental dalam menjalani kehamilan. Kecemasan menjelang menghadapi persalinan.
Masih rendahnya pemahaman ibu mengenai kehamilan sehat, nifas, menyusui dan perawatan bayi baru lahir.

Masih ada ibu yang hanya mengandalkan cerita dari keluarga/tetangga yang belum tentu benar. Ditambah adanya keterbatasan waktu untuk memberikan konseling dan edukasi di pelayanan POLI KIA/KB setelah pemeriksaan ibu, karena pengisian Rekam medis online, pengisian buku KIA, dan buku kunjungan sehingga informasi yang diberikan kepada ibu hamil terbatas.
Selain itu, edukasi kesehatan yang ada sebelumnya cenderung bersifat satu arah, terpisah-pisah dan belum menyentuh aspek psikologis serta dukungan keluarga, khususnya peran suami.
Isu strategis Inovasi MOMBAY
Beberapa isu strategis yang diangkat dalam inovasi MOMBAY adalah pentingnya pendekatan pelayanan Kesehatan yang humanis, berkelanjutan dan berbasis komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup ibu dan bayi.
Selain itu, dengan meningkatnya pengetahuan ibu akan mendukung pemberdayaan perempuan dalam mengambil keputusan.
Pembaharuan Dalam Inovasi MOMBAY
Puskesmas Bolangitang melalui inovasi MOMBAY melakukan pembaharuan dengan membentuk komunitas/grup ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui serta orang tua bayi yang mendapatkan edukasi terstruktur.
Pendampingan langsung oleh tenaga Kesehatan, serta dukungan emosional. Edukasi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, pertemuan kelompok, praktik langsung serta pemanfaatan media social sebagai sarana berbagi informasi (WhatsApp dan facebook).

Kebaharuan inovasi ini terletak pada integrasi edukasi Kesehatan, dukungan psikologis, keterlibatan keluarga (khususnya suami), serta kesinambungan layanan dari masa kehamilan hingga pasca persalinan dalam satu wadah.
Tahapan inovasi/ spesifikasi inovasi
1. Setiap ibu hamil dimasukkan kedalam grup whatsapp MOMBAY
2. Kegiatan dilakukan sebanyak 4 kali dalam setiap bulan dihari Jumat via whatsapp, via zoom dan pertemuan kelompok.
3. Informasi kegiatan dibagikan di grup whatsapp dan social media FB (MomBay Bolangitang Official)
4. Bentuk kegiatan, terdiri dari;
a. Hari Jumat minggu 1 (pertama), kelas edukasi dengan materi seputar kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, dan keluarga berencana. Materi diberikan secara bertahap atau sesuai kondisi.
b. Hari Jumat minggu 2 (kedua),kelas prenatal yoga untuk ibu hamil trimester kedua dilaksanakan secara pertemuan kelompok di puskesmas (kelas prenatal yoga) dan via zoom meeting
c. Hari Jumat minggu 3 (ketiga),kelas edukasi dengan materi seputar kehamilan, persalinan, nifas, perawatan bayi baru lahir, ASI eksklusif, dan keluarga berencana. Materi diberikan secara bertahap atau sesuai kondisi.
d. Hari Jumat minggu 4 (keempat), kelas prenatal yoga ibu hamil trimester ketiga dan untuk persiapan persalinan dilaksanakan secara pertemuan kelompok di puskesmas (kelas prenatal yoga) dan via zoom meeting
5. Setiap akhir bulan dilakukan evaluasi untuk memilih ibu yang akan mendapatkan reward Ibu Hamil Inspiratif (point penilaian terdiri dari pengetahuan ibu melalui google form, kunjungan posyandu, partisipasi suami, keaktifan mengikuti kelas zoom dan keaktifan di grup whatsapp)
6. Reward yang diberikan berupa perlengkapan bayi baru lahir, atau barang lain yang bermanfaat untuk ibu dan bayi
7. Kegiatan lain dalam grup melayani konsultasi secara online (24/7) seputar keluhan ibu, kecemasan ibu,dll. Komunikasi dilakukan secarah dua arah dan bersifat humanis
8. Layanan pendaftaran kunjungan ibu hamil dan ibu nifas MOMBAY di puskesmas. Setiap ibu hamil dan ibu nifas yang akan melakukan kunjungan pemeriksaan di puskesmas akan kami bantu daftarkan di loket pendaftaran sehingga bisa cepat di layani di poli KIA/KB
Manfaat Inovasi MOMBAY
Adapun manfaat yang diperoleh dari inovasi MOMBAY, antara lain:
1. Meningkatnya kunjungan sehat di puskesmas
2. Meningkatnya kunjungan ibu hamil di posyandu
3. Ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan menyusui mendapatkan informasi yang benar.
4. Ibu hamil dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan bahagia
5. Ibu hamil mendapatkan edukasi sesuai dengan kebutuhan
6. Menurungkan akibat dari faktor resiko yang dimiliki ibu hamil resti (Resiko tinggi)
7. Mendukung persalinan normal
Hasil Inovasi MOMBAY
Adapun Hasil dari Inovasi MOMBAY, antara lain:
1. Ibu hamil mendapatkan ruang bersosialisai dengan sesama teman ibu hamil
2. Menurunnya kecemasan dan keluhan ibu selama hamil
3. Ibu hamil lebih siap menghadapi persalinan
4. Setelah melahirkan ibu bisa merawat diri dan bayinya dengan benar
5. Menurunnya angka kesakitan bayi karena salah perawatan
6. Menurunnya angka kejadian infeksi masa nifas seperti infeksi luka post SC







