BITUNG, SULAWESION.COM – Seorang petani bernama Anugrah Kahiki̇ng (78) ditemukan tewas dalam keadaan tergeletak dan membusuk di Halaman Belakang Rumah, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Jumat (27/02/2026) pagi.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yaitu, Sarchi dan Geraldy saat hendak menjemur pakaian.
“Sejak awal sudah tercium bau yang tidak enak dibelakang rumah. Makanya, saya memanggil Geraldy untuk mengecek sambil membawa pakaian untuk dijemur. Tiba-tiba kami melihat Opa sudah dalam keadaan tergeletak dengan bau menyengat,” ucap Sarchi.
Sarchi menyatakan, sebelumnya korban melakukan kegiatan aktivitas berkebun di belakang halaman rumah, setelah itu semenjak hari Selasa tanggal 24 Februari 2026, korban sudah tidak lagi terlihat di rumah.
“Sejak opa menghilang kami tidak merasa curiga, karena opa sering pergi ke rumah keluarga atau saudara dekat, sehingga saksi kami sudah terbiasa sering di tinggalkan,” katanya, sembari mengatakan, opa mengalami penyakit hipertensi dan sudah rutin mengkonsumsi obat.
Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani membenarkan penemuan jenazah seorang petani. Ia menjelaskan, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Manembo-nembo untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.
“Korban ditemukan dalam keadaan membusuk dengan posisi tubuh tergeletak. Tapi, saat pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan kepada korban,” tukansya.







