MITRA,SULAWESION.COM- Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Minahasa Tenggara Tahun 2026 di Kantor Bupati, Senin (2/3/2026). Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada evaluasi capaian kinerja sekaligus penguatan langkah konkret dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Dalam sambutannya, Kandoli menyampaikan bahwa Minahasa Tenggara saat ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kenaikan harga komoditas, faktor cuaca yang memengaruhi distribusi barang, hingga kebijakan efisiensi anggaran nasional yang telah diberlakukan sejak 2025.
Menurut dia, potensi sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Minahasa Tenggara merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
“Potensi pertanian, perikanan, dan UMKM kita sangat besar. Inilah modal utama yang harus dikelola secara terarah agar pengendalian inflasi berjalan berkelanjutan,” ujar Kandoli.
Ia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi lintas perangkat daerah serta keterlibatan aktif kepala daerah selaku Ketua TPID. Selain itu, ia meminta agar laporan kinerja disusun secara lebih komprehensif guna mendukung upaya meraih target TPID Championship.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, lanjut Kandoli, telah menetapkan sejumlah kebijakan prioritas, antara lain penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan sentra produksi dan optimalisasi lahan produktif, optimalisasi peran Satuan Tugas Pangan untuk pengawasan harga yang lebih responsif, serta efisiensi anggaran dengan merancang program yang tepat guna di tengah kebijakan pengetatan fiskal nasional.
“Pengendalian inflasi adalah tugas bersama untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Saya mengajak seluruh perangkat daerah dan pelaku usaha untuk memperkuat sinergi,” kata dia.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Renold Asri, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Minahasa Tenggara Randy Pratama Lumenta, serta Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara Reza Alexandro Wenas Dotulung yang mengikuti kegiatan secara daring.
Hadir pula Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Mitra Phebe Punuindoong, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara.







