Pertumbuhan Ekonomi Bolmut Naik di 2025: Ditopang Sektor Pertanian dan Perikanan

Kepala BPS Bolmut Andi Alimuddin Saat Memaparkan Materi Pada Musrenbang Kabupaten Bolmut dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bolmut tahun 2027 bertempat di Aula Pohohimbunga, Bapelitbangda. (Foto Rahmat Tegila/Prokopim Pemkab Bolmut)

BOLMUT,SULAWESION.COM- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bolmut menduduki peringkat ke delapan dari 15 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara (Sulut).

Kepala BPS Bolmut Andi Alimuddin mengatakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bolmut pada tahun 2025 mencapai 5,29 persen.

Bacaan Lainnya

“Naik dibandingkan tahun 2024 yang berada diangka 5,12 persen,”ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bolmut pada 2025 berada diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen. Dan dibawah pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulut yang mencapai 5,66 persen.

Tahun 2025, Bolmut sendiri berkontribusi terhadap perekonomian provinsi Sulawesi Utara mencapai 1,88 persen.

Sementara itu, Andi menambahkan lapangan usaha dengan kontribusi paling besar terhadap ekonomi adalah pertanian, kehutanan dan perikanan yang mencapai 44,70 persen pada tahun 2025.

Ditemui di kantornya, Alimuddin menjelaskan bagaimana Bolmut bertumpuh pada sektor pertanian dan perikanan.

“Jika kedua sektor ini mengalami goncangan bisa saja akan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi daerah,”katanya.

Kalau sektor pertanian terganggu bisa berdampak kemana-mana. Selain itu dirinya mendorong adanya nilai tambah ekonomi di Bolmut.

Lahan Sawah Yang Berada di Kecamatan Pinogaluman. (Foto Kiriman Sendy Toana)

Ia mencontohkan bagaimana hasil pertanian di Bolmut bukan hanya dijual mentah. Tapi ada pengolahan lanjutan dari hasil pertanian tersebut. Begitu juga soal beras. Diharapkan ada branding beras asli Bolmut.

Menurutnya juga salah satu penyebab mengapa pertumbuhan ekonomi Bolmut meningkat pada tahun 2025 dibandingkan 2024 karena produksi padi dan beras juga meningkat.

Dirinya juga menyebut dampak pembangunan di pantai Pinagut tahun lalu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sehingga diharapkan ada kegiatan Ivent daerah yang digelar di pantai Batu Pinagut,”jelasnya.

Produksi Padi di Bolmut Naik Pada Tahun 2025 Lewati Minahasa, Tertinggi Kedua di Sulut

Produksi beras di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada tahun 2025 mencapai 19.750 ton dibandingkan pada tahun 2024 yang mencapai 13.099 ton berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut.

Kenaikan produksi beras ini sejalan dengan kenaikan produksi padi pada tahun 2025 mencapai 35.146 ton dibandingkan tahun 2024 yaitu 23.311 ton.

Sejalan dengan itu luas panen mengalami kenaikan dari 5.545 Hektar (Ha) pada tahun 2024 menjadi 8.992 (Ha) pada 2025.

Salah satu petani padi yang berada di desa Bolangitang, Kecamatan Bolangitang Barat. (Foto Fandri Mamonto)

Pada tahun 2025, Bolmut menjadi salah satu daerah bersama Bolaang Mongondow dan Minahasa yang produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) tertinggi di Sulut.

Menariknya Bolmut menggeser Minahasa dengan produksi padi tertinggi ke dua di Sulut. Pada tahun 2024 produksi padi Kabupaten Minahasa ada diangka 31.612 ton dan pada tahun 2025 diangka 31.101 ton.

Bolaang Mongondow walau produksi padinya menurun pada tahun 2025 yaitu 149.463 ton dibandingkan 2024 yang mencapai 163.509 ton masih berada diurutan pertama produksi padi tertinggi di Sulut.

Berikut Produksi Padi Tertinggi di Sulut Tahun 2025

1. Bolaang Mongondow: 149.463 Ton

2. Bolaang Mongondow Utara: 35.146 Ton

3. Minahasa: 31.101 Ton

Sumber: BPS Sulut

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan