BITUNG, SULAWESION.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bitung menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan sejumlah tokoh muslim, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan yang dihadiri anggota fraksi PDI Perjuangan ini dilakukan di River Side, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung Geraldi Mantiri menyatakan, konsistensi PDI Perjuangan tidak hanya pada saat musim pertarungan politik. Tetapi, katanya, kegiatan buka puasa bersama telah menjadi rutinitas partai dari tahun ke tahun.
“Artinya, kegiatan keagamaan merupakan jembatan kebersamaan dalam bersosialisasi dan silaturahmi. Kami juga merindukan masukan-masukan dari tokoh agama terutama memperbaiki atau meningkatkan kinerja fraksi PDI Perjuangan di DPRD,” ucap Geraldi.
Ia menambahkan, setiap masukan dari tokoh agama ke partai sangat strategis untuk disuarakan agar pelayanan publik pemerintah lebih optimal kedepan.
Sejatinya, kata Geraldi, PDI Perjuangan mendukung semua program pemerintah kota, apalagi menyangkut dengan mensejahterakan masyarakat.
“Jika ada beberapa hal yang kami kritisi, itulah sikap PDI Perjuangan yang sewaktu-waktu menjadi kekuatan penyeimbang untuk memastikan setiap kebijakan tetap berada di jalur kepentingan rakyat kecil dan keadilan sosial,” jelasnya.
Kekuatan penyeimbang, bagi Geraldi bukan sikap netral. Apalagi abu-abu. Menurutnya, ini merupakan sikap ideologis sesuai pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Menghadapi kekuasaan, kata dia, perjuangan partai tidak dijalankan dengan kemarahan, bukan dengan serangan personal, apalagi melalui konfrontasi kosong.
“Cara-cara demikian justru menjauhkan kita dari watak kenegarawanan. PDI Perjuangan akan menempatkan sikap kritis dan pengawasan terhadap kekuasaan dilandasi data serta fakta, bukan kemarahan apalagi serangan personal,” tukasnya.







