BITUNG, SULAWESION.COM – Polres Bitung bersama aparat gabungan menggelar apel kesiapan pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (20/3/2026) sore.
Apel itu dipimpin Kabag Ops Polres Bitung, AKP Novrianto Sadia, serta diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, hingga organisasi masyarakat.
Dalam apel tersebut, ratusan personel disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran malam takbiran, termasuk pengamanan pawai yang diperkirakan diikuti sekitar 2.000 peserta.
AKP Novrianto Sadia menegaskan, pengamanan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni menjaga situasi tetap kondusif, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tujuan utama kita adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri, khususnya di Kota Bitung,” ujar Novrianto dalam amanatnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas.
Baca juga: Daya Beli di Pasar Girian Menyusut Menjelang Lebaran
“Kita semua bertanggung jawab untuk menekan bahkan meniadakan angka kecelakaan di jalan raya, serta menjaga ketertiban masyarakat selama malam takbiran berlangsung,” katanya.
Mantan Kasat Narkoba Polres Bitung ini juga menjelaskan, keberhasilan pengamanan sangat bergantung pada soliditas dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Aman tidaknya pelaksanaan malam takbiran ini ada di pundak kita semua. Karena itu, diperlukan soliditas, sinergitas, serta satu komando dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengamanan akan difokuskan pada rute pawai takbiran yang dimulai dari depan rumah jabatan wali kota dan melintasi sejumlah titik strategis di Kota Bitung.
“Kami telah menyiapkan sekitar 23 pos pengamanan serta beberapa titik penebalan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menghilangkan stigma negatif terhadap Kota Bitung.
“Mari kita buktikan bahwa Kota Bitung adalah kota yang aman, damai, dan mampu menjaga suasana kondusif di setiap momentum, termasuk malam takbiran,” tukasnya.







