Sirajudin Lasena Paparkan Capaian Pembangunan di 2025: Sampaikan Terima Kasih Atas Kritik, Saran dan Koreksi

Bupati Menyampaikan Sambutan Dalam Paripurna DPRD Bolmut. (Foto Rahmat Tegila/Prokopim Pemkab Bolmut)

BOLMUT,SULAWESION.COM- Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah tahun anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bolmut, Senin 30 Maret 2026.

Rapat yang digelar di ruang sidang paripurna DPRD Bolmut ini sempat molor hampir dua jam akibat menunggu anggota DPRD.

Bacaan Lainnya

Selain itu saat rapat telah mulai ternyata jumlah anggota DPRD Bolmut yang hadir tidak memenuhi kuorum. Dan sempat dipending selama tujuh menit.

Sementara itu, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dalam sambutannya menyampaikan, secara umum capaian indikator makro pembangunan daerah tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang positif.

“Meskipun masih memerlukan penguatan pada beberapa aspek strategis guna mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,”ujarnya.

Dirinya merinci dari aspek pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 mencapai 72,28 poin, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 71,66 poin.

“Dari sisi pertumbuhan ekonomi, pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,29 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 5,12 persen,”kata Bupati.

Selanjutnya, kontribusi perekonomian daerah terhadap perekonomian provinsi pada tahun 2025 berada pada kisaran 1,88 persen, sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 1,89 persen.

“Tingkat kemiskinan pada tahun 2025 tercatat sebesar 7,15 persen, menurun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 7,88 persen,”jelasnya.

Tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 sebesar 4,07 persen, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,10 persen.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh unsur dan komponen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan.

“Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Berbagai saran, kritik, dan koreksi dinilai sangat bermanfaat dalam mengendalikan jalannya pembangunan daerah,”ungkap Lasena.

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan