Hingga Siang Tadi, BMKG Catat 770 Gempa Susulan Usai Gempa Bitung Kamis Lalu

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (topi hitam rompi cokelat) didampingi jajaran pemerintah provinsi Sulawesi Utara, bertemu warga sekitar Gedung Koni yang terdampak gempabumi M 7,6 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4). Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga memberikan dukungan kebutuhan dasar kepada warga terdampak. (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Danung Arifin)

SULUT,SULAWESION.COM- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Sabtu 4 April 2026 pukul 12.00 WIB telah terjadi 770 gempa bumi susulan usai gempa bumi yang terjadi di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).

Dengan jumlah gempa bumi susulan dirasakan mencapai 22 kali. Diketahui pada Kamis 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara diguncang gempa tektonik.

Bacaan Lainnya

Diketahui gempa Kamis lalu, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25° LU ; 126,27° BT.

Aau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 Km arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 km.

Grafik Gempa Bumi Susulan Per 6 Jam. (Dok BMKG)

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi .

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Pada saat itu berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut Tide Gauge tsunami telah terdeteksi di Halmahera Barat pada pukul 06:08 WIB dengan keitnggian 0.30 m, Bitung pada pukul 06:15 WIB dengan ketinggian 0.20 m.

Sidangoli pada pukul 06:16 WIB dengan ketinggian 0.35 m, Minahasa Utara pada pukul 06:18 WIB dengan ketinggian 0.75 m, Belang pada pukul 06:36 WIB dengan ketinggian 0.68 m

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan