BITUNG, SULAWESION.COM — Sebayak 55 peserta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bitung mengikuti peningkatan kompetensi digital, Selasa (10/03/2026).
Peningkatan kompetensi ini hasil dari kerjasama antara Pemkot Bitung dan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital di Manado.
Walikota Bitung Hengky Honandar mengungkapkan, rasa terima kasihnya kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Digital di Manado yang telah bekerjasama dengan Pemkot guna melahirkan program-program strategis untuk pemberdayaan aparat negara.
“Kesepakatan ini merupakan langkah penting dan strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menyiapkan aparatur yang kompeten, profesional, serta mampu menghadapi tantangan era digital. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan hari ini, tetapi dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengembangan kapasitas SDM di masa mendatang,” kata Hengky.
Tak hanya itu, peningkatan kompetensi digital aparatur juga, katanya, menjadi bagian penting dalam mendukung visi, Harmonisasi Menuju Bitung Maju.
“Kami sangat berharap melalui penguasaan teknologi digital, kita dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.
Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital di Manado, Arsyad dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Bitung yang sudah memediasi kegiatan tersebut.
“Kota Bitung adalah kota pertama yang menginisiasi kegiatan pemberdayaan aparatur meski dengan kondisi keuangan yang sangat tipis dan Bitung mampu menjadikan program-program seperti ini adalah prioritas,” jelas Arsyad.
Arsyad yang membawahi tugas di 4 Provinsi, Sulut, Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Maluku Utara ini tak bisa menyangkal jika ada banyak daerah yang tak bisa mengikuti jejak Kota Bitung.
“Program kami sangat banyak mulai dari SD sampai SMA hingga ke Masyarakat dan ASN bahkan program kami ada yang bersinergi antara alumni sekolah dan industri digital, sehingga jika siswa lulus nanti bisa langsung bekerja karena data siswa sudah ada di industri-industri digital yang bekerja sama dengan kami,” ungkap Arsyad.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung Altin Tumengkol menjelaskan, jika sangat diharapkan Alumnus dari Digital Talent ini bisa mengaplikasikan apa yang didapat guna melayani masyarakat.
“Upaya Pemerintah kota Bitung untuk memberdayakan ASN semuanya tak lepas dari keinginan Wali Kota dan Wakil Wali Kota agar ASN bisa melayani warga, memberikan edukasi kepada warga demi tercapainya pelayanan yang prima ditengah-tengah Masyarakat,” katanya.
Pemberdayaan ASN Kota Bitung ini dibagi menjadi dua kelas, dimana kelas pertama adalah pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pemerintahan dengan Jumlah peserta 26 Orang di Ruang kelas SMK Negeri 1 dan Kelas, kedua adalah Kelas Kecerdasan Buatan (AI) untuk konten Creation dengan Jumlah peserta 33 orang yang Ruang kelasnya ada di SMK Negeri 2 Bitung. Pelatihan ini sendiri akan ditutup pada Jumat 13 Maret 2026 nanti.







