Demi Rehab Rusunawa, TAPD Bakal Korbankan Kepentingan Warga Terdampak Banjir

Drainase yang sering meluap saat musim hujan di pusat kota Bitung. (Dokumentasi | Yaser Baginda)

BITUNG, SULAWESION.COM – Meskipun sudah tertata di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) 2026, pembangunan pelebaran drainase di pusat Kota Bitung rupanya belum akan terealisasi.

Anggaran sebesar Rp1,5 Miliar itu
rencananya bakal dialihkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ke proyek rehabilitasi Rusunawa.

Bacaan Lainnya

Pengalihan anggaran ini mencuat saat Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung melakukan rapat kerja bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Rizal Sompotan, Kamis (19/02/2026).

Rizal menyatakan, ia mendapat kabar pergeseran anggaran dari pelebaran drainase ke rehabilitasi Rusunawa melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Saya hanya melanjutkan pentujuk pimpinan, karena rehabilitasi Rusunawa merupakan hal yang urgent,” ucapnya.

Pernyataan Rizal langsung ditanggapi anggota DPRD Rafika Papente. Ia mengaku heran karena baru awal bulan pemerintahan berjalan, TAPD sudah mengambil kebijakan pergeseran anggaran.

“Kalau menggeser anggaran secara sepihak, patut dipertanyakan. Apalagi baru di awal bulan seperti ini,” sindir Rafika.

Rafika menambahkan, pergeseran anggaran perlu dikaji secara mendalam. Mengingat, katanya, berhubungan dengan kepentingan masyarakat.

“Perlu ditegaskan adalah anggaran pembangunan pelebaran drainase di pusat Kota Bitung karena sering terjadi banjir dan banyak masyarakat terdampak. Makanya sejak awal pembahasan di Banggar kami (DPRD) menyetujui. Lalu kemudian TAPD berencana menggeser anggaran tersebut mengatasnamakan urgensi rehap rusunawa. Nah, kebijakan ini apakah populis atau tidak,” tegas Rafika.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyentil nama Sekertaris Daerah Rudy Theno sebagai Ketua TAPD. Ia berharap, Rudy mengalihkan anggaran yang tidak berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Masih banyak anggaran yang tidak berhubungan langsung dengan masyarakat, termasuk ada di bagian umum,” tukasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan