BITUNG, SULAWESION.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bitung, Edwin Podo berharap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 bukan hanya sekedar agenda seremonial.
Hal tersebut politisi Gerindra ini ucapkan usai menghadiri Musrembang di Kantor Walikota Bitung, Senin (30/03/2026) pagi.
“Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan yang bersifat seremonial atau hanya memenuhi kewajiban administratif,” ucap Edwin.
Ia mengingatkan agar forum tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial yang ramai saat pelaksanaan, tetapi minim realisasi di lapangan. Oleh karena itu, penyerapan aspirasi dari berbagai pihak harus dilakukan secara maksimal.
“Aspirasi dari berbagai pihak harus benar-benar diserap agar perencanaan pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan masyarakat,” sindirnya.
Lebih lanjut, Edwin menjelaskan, perencanaan pembangunan tahun 2027 merupakan bagian dari pelaksanaan tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Karena itu, seluruh program yang dirumuskan harus selaras dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah tersebut.
“Jika iklim daerah kondusif dan program pembangunan jelas, investasi akan lebih mudah masuk. Dampaknya tentu pada pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.







