BITUNG, SULAWESION.COM – Setelah sepekan berlalu, polisi belum bisa pastikan penyebab kematian seorang balita bernama Zavier Ali berusia 1,8 tahun di Kos-kosan Glow, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung pada pekan lalu.
Informasi yang berhasil dirangkum media ini, kedua orangtua korban memberikan keterangan berbeda saat menjalani pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Bitung, Ajun Komisaris Polisi Ahmad Anugrah Ari Pratama mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi jenazah korban.
“Belum ada hasil otopsi. Saat ini kami juga sementara melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi dan dalami keterangan ibu korban,” ucak Kasat Reskrim, Senin (30/03/2026).
Baca juga: Cekcok Suami Istri Berujung Tragis di Kota Bitung, Balita Berusia 1,8 Tahun Meninggal Dunia
Menunggu hasil otopsi, kata Kasat Reskrim, untuk memastikan secara ilmiah penyebab meninggalnya balita tersebut. Langkah ini dinilai penting agar setiap kesimpulan yang diambil benar-benar berdasarkan fakta medis yang akurat.
“Hasil otopsi itu akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab kematian korban,” tambahnya.
Ahmad berharap kepada masyarakat untuk bersabar dan tidak berspekulasi selama proses penyelidikan masih berlangsung.
“Teman-teman media bersabar ya, kalau ada informasi terbaru pasti kami sampaikan,” tukasnya.
Sebelumnya, Zavier tewas setelah kedua orangtuanya bernama Fadli Ali (30) dan Adelia Alow (20) terlibat pertengkaran di Kos-kosan Glow.
Menurut Adelia, saat cekcok Fadli tersulut emosi dan melempar anaknya ke tempat tidur. Kejadian itu, kata Adel, membuat Zavier menangis hingga alami kejang.
“Dia (Fadli) membuang Zavier dari depan pintu kos ke tempat tidur. Kejadian itu kemudian membuat ade alami kejang dan kesulitan bernapas,” katanya.
Adel mengaku, sempat berupaya melakukan pertolongan pertama dengan cara menepuk dan memberikan napas buatan, tapi nyawa Zavier tidak tertolong.
“Kondisi fisik ade nda seperti anak-anak lainnya. Ia sempat di diagnosa punya kelainan jantung sejak kecil,” ucapnya.
Ditanya terkait penyebab cekcok dengan suaminya, Adel tidak memberikan keterangan secara rinci. Hanya saja, kata dia, adanya persoalan ekonomi. “Intinya ada problem ekonomi,” tutupnya.







