BITUNG, SULAWESION.COM – Pengacara kondang Sulawesi Utara Dr. Michael Remizaldy Jacobus, S.H., M.H., menyampaikan terimakasih atas aspirasi netizen yang meminta untuk mengawal proses hukum dugaan kasus pelecahan mahasiswa di Universitas Negeri Manado (UNIMA).
Michael meyakini gerakan masyarakat di media sosial itu bagian dari kepedulian, karena kasus tersebut bisa menimpah siapa saja dan kapan saja.
“Peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan yang serius dan menjadi alarm keras bagi sistem perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi,” kata Michael dalam keterangan tertulis, Jumat (2/01/2026).
Advokat yang memiliki kompetensi di bidang hukum pidana dan terkenal kritis di ruangan persidangan itu juga menyatakan, jika pihak keluarga korban berkenan membutuhkan pendampingan hukum, ia siap membantu dan bekerjasama dengan tim advokasi yang sudah ada demi penegakan hukum terhadap kasus itu.
“Ini panggilan kemanusiaan, jika keluarga berkenan, saya siap membantu demi penegakan hukum,” tegasnya.
Sebagai respon terhadap dukungan netizen, lulusan terbaik doktor ilmu Hukum di Universitas Trisakti itu juga membeberkan, sudah sempat berkomunikasi dengan Bupati Sitaro.
“Saya sudah sempat berkomunikasi dengan Bupati Sitaro, beliau meminta agar memberikan kontribusi untuk peristiwa tersebut. Beliau berjanji akan mengkoneksikan saya dengan pihak keluarga sebagai bentuk rasa empati Ibu Bupati,” tukasnya.







