BOLMUT,SULAWESION.COM– Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena menggelar rapat koordinasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Bidang Kesehatan, bertempat di Ruang rapat Bupati, Selasa 6 Januari 2026.
Rapat koordinasi ini membahas berbagai aspek, termasuk evaluasi kinerja BLUD, peningkatan efisiensi pengelolaan anggaran.
Serta strategi penguatan layanan kesehatan berbasis BLUD. Selain itu, juga dibahas kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi sistem BLUD di Bolmut serta solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan layanan kesehatan.
Harapannya melalui rapat koordinasi ini, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Bolmut dapat semakin siap dalam mengelola BLUD secara profesional dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.
Bupati mengatakan dengan adanya BLUD ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah.
Diketahui penerapan BLUD bertujuan untuk meningkatkan kemandirian fasilitas kesehatan, khususnya dalam pengelolaan keuangan.
Dengan status ini, Puskesmas dan RSUD dapat mengelola anggaran secara lebih fleksibel dan efektif, serta diberi ruang yang lebih luas untuk berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Bolmut Ali Dumbela mengatakan dengan BLUD fasilitas kesehatan mempunyai fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.
“Jadi puskesmas secara langsung dapat menggunakan sumber daya yang ada dapat pemenuhan pelayanan kesehatan,”ungkapnya.
Selain itu adanya BLUD pelayanan kesehatan akan cepat sesuai dengan kebutuhan.
“Bahkan jika ada pasien mau rawat di rumah pun bisa jika ada kesepakan dengan manajemen BLUD. Tapi tergantung kondisi pasien,”kata Dumbela.







