BOLMUT,SULAWESION.COM– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menggelar Rapat kordinasi (Rakor) evaluasi penyampaian laporan kinerja Kepala daerah dan wakil kepala daerah terhadap Program Strategis Nasional (ProSN).
Rakor yang digelar diruang Sekda, Selasa 10 Maret 2026 ini menghadirkan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rakor sendiri dipimpin langsung Oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut Jusnan Mokoginta.
Dalam Rakor ini selain membahas program kegiatan turut dibahas bobot, Indikator kinerja, nilai hingga bukti dukung termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab.
Salah satu yang dibahas adalah program revitalisasi satuan pendidikan yang merupakan mandat dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
Sekaligus bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang merupakan inisiatif pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Revitalisasi satuan pendidikan adalah program strategis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana satuan pendidikan yang berkualitas melalui rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan sarana dan prasarana satuan pendidikan.
Program ini bertujuan untuk memastikan sekolah-sekolah di Indonesia termasuk di Bolmut memiliki sarana dan prasarana yang memadai bagi kelangsungan pembelajaran.
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Bolmut Fadly Usup mengatakan saat ini Kabupaten Bolmut baru ditahapan usulan terkait revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026.
“Dan masih menunggu penetapan dari Kementerian,”ujarnya.
Pemerintah pusat menilai dari dapodik sekolah. Baru kemudian berdasarkan penilaian pemerintah Kabupaten mengusul juga melalui aplikasi yang ada di Kementrian.
Tahun lalu, kata Usup ada 16 sekolah yang direvitalisi diantaranya satu sekolah TK. Tiga SKB dan 10 Sekolah Dasar (SD) serta dua SMP.







