BOLMUT,SULAWESION.COM- Salsabila Babay asal Kecamatan Kaidipang dan Ipen Supu asal Pinogaluman terpilih menjadi duta cegah Stunting Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tahun 2026.
Pemilihan duta cegah stunting sendiri digelar di Coconut Beach, Pantai Batu Pinagut, Kamis 9 April 2026. Salsabila dan Ipen sendiri akan mewakili Bolmut ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Mewakili ketua tim penggerak Kabupaten Bolmut, sekretaris tim penggerak PKK Kabupaten Bolmut Moy Pontoh–Mamonto mengatakan remaja sebagai penerus bangsa memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan stunting.
“Karena mereka dapat menjadi jembatan komunikasi program kesehatan pemerintah dan masyarakat. Terutama dalam menyebarkan informasi tentang gizi seimbang, pola asuh yang baik dan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan,”jelasnya.
Moy menambahkan sebagai duta cegah stunting, remaja dapat berperan sebagai agen perubahan dalam komunitas.
“Nantinya hal ini dapat berimplikasi pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dalam memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya penurunan prevalensi stunting di wilayah masing-masing,”ujarnya.

Menurutnya, melalui lomba duta cegah stunting remaja ini, bukan hanya mencari yang terbaik. Tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman, kepedulian, serta mampu mengedukasi, menginspirasi.
“Dan menggerakan masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya gizi, pola asuh dan kesehan lingkungan,”kata Moy.
Ditempat yang sama sekretaris pokja IV TP PKK Provinsi Sulut, Ketlin Waworuntu Mewo menambahkan stunting adalah salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian bersama.
“Kolaborasi adalah salah satu kunci dalam upaya penurunan stunting. Termasuk keterlibatan media,”jelasnya.
Kepala dinas kesehatan Bolmut Aly Dumbela melalui Kepala bidang (Kabid) Kesehatan masyarakat, Meity Tombinawa menambahkan para duta terpilih nanti mewakili Bolmut ditingkat Provinsi Sulawesi Utara.
“Yang akan digelar pada bulan ini,”ujarnya.
Sementara itu salah satu duta cegah stunting terpilih Salsabila Babay (17) menurutnya salah satu upaya penurunan stunting adalah dengan perbanya edukasi. Banyak konsumsi makanan bergizi.
Pelajar SMK 1 Kaidipang ini juga menyampaikan untuk remaja hindari pernikahan usia anak.
Selain itu dilingkungan masyarakat bagaimana pentingnya pola hidup sehat dan memperhatikan kesehatan lingkungan.
Terkait mengikuti lomba tingkat Provinsi menurutnya salah satu persiapan adalah dengan banyak belajar publik speaking.
Lomba yang diikuti delapan peserta ini dari empat Kecamatan mendapat dukungan dari perbankan, dunia usaha. Diantaranya Bank Sulutgo, BPJS Kesehatan, SPPG Boroko Kaidipang, SPPG Tombolango Sangkub, toko Sinar Makmur Bolangitang Barat dan Indi Jaya.
Berikut nama-nama yang mengikuti lomba duta cegah Stunting tingkat Kabupaten Bolmut:
Ipen Supu
Al Amin Lauma
Celvin Mokodongan
Salsabila Babay
Nur Azmi Dumbela
Farah Fatih Pakaya
Nurdiana Hassan
Ibnu Nur Fattah Lauma (Tidak hadir)







