Budpar

Senam Poco-poco Akan Dibuatkan Payung Hukum

SULAWESION.COM, MANADO – Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen membuka secara resmi lomba senam poco-poco yang diikuti pelajar SMK/ SMA se-Sulut di Lapangan Kantor Gubernur, Jumat (20/9/2019).

Lomba yang diinisiasi Olly Dondokambey Centre (ODC) ini nampak dihadiri para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, pengurus ODC dan jajaran Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI).

Pada kesempatan itu, Sekdaprov Silangen mengapresiasi ODC yang melaksanakan kegiatan tersebut dan seluruh kepala sekolah yang mengutus siswanya mengikuti lomba poco-poco dalam menyukseskan HUT ke-55 Provinsi Sulut.

“Saya juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada ODC selaku pengagas kegiatan dan kepada seluruh kepala sekolah SMA dan SMK yang bisa menghadirkan para siswa dan siswi untuk mengikuti perlombaan dalam lomba senam poco poco, yang merupakan salah satu rangkaian dalam kegiatan acara memperingati hari ulang tahun ke-55 Provinsi Sulawesi Utara,” kata Silangen.

Lanjut Silangen, poco-poco sebagai salah satu senam irama atau aerobik merupakan olahraga kreasi budaya asal Sulut yang dapat membuat tubuh dan pikiran yang sehat.

“Senam poco-poco Sulawesi Utara yang merupakan kreasi anak bangsa ini akan menyehatkan tubuh kita sehingga dengan tubuh yang sehat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Provinsi Sulawesi Utara,” tandas Silangen.

Lebih lanjut, Silangen mengatakan adanya rencana Pemprov Sulut mengeluarkan Peraturan Gubernur Sulut tentang senam poco-poco. Hal itu diharapkan mampu menggairahkan senam poco-poco di masyarakat Sulut sehingga tidak kalah dengan kegiatan atau senam lainnya dari provinsi lainnya di Indonesia.

“Untuk itu kedepannya, Pak Gubernur akan menerbitkan Peraturan Gubernur tentang senam poco-poco. Sulawesi Utara harus dikenal di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dengan senam poco-poco,” tutup Silangen. (hms*)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top