Dunia

Curi Mobil Orang Tuanya, Bocah 5 Tahun Ditangkap Polisi

Bocah 5 tahun pergi untuk membeli Lamborghini. (Foto/Twitter)

UTAH – Seorang bocah berusia 5 tahun berurusan polisi karena mencuri mobil orang tuanya.

Mengutip BBC, Rabu (6/5/2020) Adrian yang berusia lima tahun ditangkap polisi di negara bagian Utah, Amerika Serikat (AS). Polisi menghentikan bocah laki-laki itu di jalan bebas hambatan (tol).

Penangkapan bermula saat seorang petugas patroli melihat kendaraan SUV melintas di jalur dengan kecepatan 50 kmh dan melaju tidak normal.

Polisi terkejut karena yang mengendarai mobil tersebut seorang anak kecil. Saat ditanya, anak itu menjawab bahwa dia sedang dalam perjalanan untuk membeli Lamborghini, mobil super mewah.

BACA JUGA: Stres Tangani Corona, Perawat Amerika Nekat Bugil di Tengah Kota

Bocah itu mengatakan kepada polisi bahwa dia kabur dari rumah karena ibunya menolak membelikan dia kendaraan seharga USD 180.000 (sekira Rp2,7 miliar).

“Dia memutuskan akan membeli mobil itu sendiri dan pergi ke California,” kata Utah Highway Patrol di Twitter. “Dia mungkin kekurangan uang, karena dia hanya memiliki USD3 dolar (sekira Rp45 ribu) di dompetnya.”

Rekaman kamera dasbor yang diposting oleh KSL-TV menunjukkan kendaraan yang dibawa bocah laki-laki itu tidak melaju dengan normal.

BACA JUGA: Bikin Pilu, Kisah Pria Kumpulkan Butiran Beras di Jalanan untuk Makan

Dalam rekaman itu, petugas terdengar, “Berapa umurmu? Kamu berumur lima tahun?” begitu dia melihat bocah itu.

Bocah itu duduk di ujung kursi untuk dapat mencapai pedal gas. Dia membawa kabur mobil orang tuanya dari rumah selama 5 menit sebelum tertangkap polisi.

Tidak ada yang terluka dalam insiden itu. Jaksa penuntut setempat memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan terhadap orang tua anak itu, laporan KSL-TV.

Keduanya sedang bekerja dan dia diasuh oleh saudaranya ketika dia mencuri mobil.

(okz)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top