Gorontalo

Alami Kekeringan, Warga Limboto Barat Salat Minta Hujan

Warga Limboto gelar Salat Minta Hujan. Foto Lix

SULAWESION,GORONTALO – Dampak kemarau yang melanda Gorontalo mulai dirasakan disejumlah daerah, khususnya di Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, Propinsi Gorontalo. Karena mulai kekeringan, ratusan warga melaksanakan Salat Istisqo (Minta Hujan,red), Sabtu (31/8)  agar kemarau tidak berkepanjangan.

 

Pelaksanakan Salat minta hujan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 07.00 WITA yang dipusatkan di Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat.

 

Dalam Khotba yang disampaikan oleh Khatib, kemarau yang berlangsung saat ini mulai dirasakan oleh masyarakat, utamanya cadangan air yang mulai berkurang, tanaman yang mulai layu, bahkan air sungai mulai mengering dan lainnya.

Ratusan Warga Salat minta Hujan. Foto Lix

 

Dengan salat yang dilaksnakan tersebut agar dapat diberikan rahmat dan hidayah dari Allah SWT, agar diturunkan hujan di Gorontalo.

 

Sebelumnya masyarakat Desa Ombulo mulai merasakan kekurangan air bersih dengan menyusutnya bahkan mengeringnya sumur – sumur, sehingga untuk mendapatkan air bersih, harus disuplai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui mobil tangki.

 

Demikian juga dengan air sungai yang menjadi andalan masyarakat sekitar sudah mengering, bahkan tanaman mulai layu.

 

Camat Limboto Barat, Fatma Tuna, mengatakan mereka salat minta hujat karena kondisi kemarau saat ini yang berdampak terhadap kekeringan.

 

“Masyarakat yang ada di 10 Desa ini telah melaksanakan salat Istisqo agar kiranya bisa diberikian berkah berupa hujan sehingga bisa menyuburkan tanaman – tanaman penduduk,”  katanya.

 

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Limboto Barat, Hisan Hulopango, menambahkan salah satu dampak yang dirasakan adalah terhadap tanaman yang mulai mati satu persatu.

 

”Kalau di pasar harga pisang biasanya hanya 10 ribu satu sisir, sekarang harganya melonjak naik hingga 20 ribu. Ini akibat kemarau dimana  stok pisang yang berkurang berpengaruh terhadap harga,” bebernya.

 

Felix Idrus

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top