Budpar

Film Layar Lebar Berlatar Adat Budaya Gorontalo Tayang 2020

SULAWESION.COM, GORONTALO – Keinginan masyarakat Gorontalo agar lahir film berlatar belakang adat budaya di Gorontalo segera terwujud. Hal ini sedang diseriusi oleh Dinas Pariwisata Pemprov Gorontalo dengan rumah produksi 786 Production.

Keinginan ini disampaikan oleh Sista dari 786 Production bersama tokoh seni, Syarif hamzah  saat melakukan audiensi dengan Rifli M Katili, Kepala Dinas Pariwisata Provisni  Gorontalo yang didampingi Sandra Mangindaan, Sekretaris Dinas dan Ivonela R Larekeng Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Selasa (23/7/2019).

“Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah dilaksanakan bersama Gubernur Gorontalo pada hari Jumat (19/7/2019),” kata Rifli katili disiarkan Humas Pemprov Gorontalo.

Dalam pertemuan ini rumah produksi 786 Production menyampaikan permohonan agar dinas pariwisata memberi dukungan untuk pembuatan film layar lebar yang berlatar belakang adat budaya Gorontalo ini. Permohonan ini antara lain penerbitan surat rekomendasi, fasilitasi izin lokasi, izin publikasi dan instruksi wajib tonton dari pimpinan daerah.

Rencananya setelah mendapatkan surat rekomendasi, rumah produksi ini akan segera melaksanakan casting pemain local. Sementara pemanin utama berasal dari ibukota, hunting lokasi dan mengajukan permohonan tayang di teater XXI.

Film layar lebar ini selain menampilkan kisah hidup juga akan menampilkan adat budaya, tradisi, spot – spot wisata, kuliner khas Gorontalo.

“786 Production juga mengharapkan pendampingan dari Dinas Pariwisata dalam pemilihan lokasi syuting terutama spot – spot wisata terkenal,” tutur Sandra Mangindaan.

Pembuatan film layar lebar ini direncanakan mulai syuting pada Oktober 2019, dan akan tayang pada tahun 2020. (red)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top