MANADO,SULAWESION.COM-Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli mengikuti kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Tim Percepatan dan Perluasan Elektronifikasi Daerah (TP2ED), Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Tondano, Lantai 3, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi strategis antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi, percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ronald Kandoli menandatangani nota kesepahaman (MoU) optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui peningkatan efektivitas pemungutan dan pengelolaan pendapatan daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, Wakil Gubernur Sulut DR. J. Victor Mailangkay, SH, MH, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara Robert H.P. Sianipar, serta Wakil Direktur KDEKS DR. Radlyah H. Jan, SE, M.Si., AK.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah, memperluas akses keuangan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi pendapatan daerah guna mendukung pembangunan di Sulawesi Utara.







