Lewat Webinar, Kemenkominfo Kembali Ingatkan Hati-hati dengan Rekan Jejak Digital

 

MANADO-Melalui program “Makin Cakap Digital 2023”, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mengampanyekan soal pentingnya menjaga rekam jejak digital di ruang virtual. Hal tersebut akan dibahas dalam kegiatan webinar pada Kamis, 27 April bersama sejumlah komunitas di Sulawesi Utara.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Hati-hati Rekam Jejak Digital”, webinar Kemenkominfo kali ini akan menghadirkan pembicara seperti Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom., dosen Stikosa AWS Surabaya, Erfan Hasmin, Kepala Unit ICT Universitas DIPA Makassar, dan Meithiana Indrasari, ST., MM., dosen Universitas Dr. Soetomo Surabaya, sekaligus CER ACSB East Java.

Dihubungi media ini via telepon pribadinya, Rabu 26 April 2023, Muhajir mengatakan sejauh ini kesadaran masyarakat tentang keamanan data di ruang digital semakin meningkat. Seiring dengan besarnya upaya pemerintah untuk membangun infrastruktur digital, agar menjamin keamanan data para pengguna internet di Indonesia.

Meski demikian kata dia, masyarakat masih perlu diedukasi, bagaimana bertingkah laku di ruang digital seperti di media sosial. “Secara keamanan saya pikir kita sudah mulai mengalami peningkatan. Era pandemi kemarin mengajarkan kita banyak pelajaran. Pemerintah juga terus meningkatkan infrastruktur untuk menjaga keamanan data para pengguna internet dalam melakukan aktifitas di dunia maya,” kata Muhajir.

Hanya saja kata dia, banyak penguna yang tidak sadar, bahwa mereka telah membuka data pribadi mereka ke ruang digital secara blak-blakan. Ada soal psikologis kata Muhajir yang mempengaruhi hal itu.

“Biasanya, anak-anak muda kita, para gen-Z, yang kadang kebablasan mengekspresikan apa yang ia punya, apa yang ia sudah dapatkan, dengan cara mengunggahnya ke media sosial. Biasanya saat baru punya KTP, baru punya SIM, itu diunggah ke laman media sosial mereka. Ini kan bahaya, jika dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab. Kita sudah membuka data pribadi di ruang digital dan itu terekam” jelas Muhajir.

Oleh karenanya kata dia, seiring dengan peningkatan keamanan infrastruktur digital, pemahaman masyarakat juga harus meningkat. Mereka perlu lebih cakap dan terampil dalam beraktifitas di ruang digital. Makanya diharapkan, dengan mengikuti kegiatan webinar tentang Literasi Digital oleh Kemenkominfo, akan semakin banyak masyarakat yang teredukasi tentang bagaiman seharusnya beraktifitas di ruang digital sehingga mendapat banyak maslahat.

Pada webinar yang akan berlangsung pukul 15.00-17.00 nanti, Muhajir akan membahas sejumlah hal terkait Keamanan Digital, yang menjadi salah satu pilar Literasi Digital. Antara lain yang akan ia bahasa adalah tentang apa itu rekam jejak digital dan bagaimana menjaga agar rekam jejak digital tetap positif.

Selain Muhajir, pembicara berikutnya adalah, Erfan Hasmin. Ia akan membahas tentang Budaya Digital. Erfan akan mengajak para peserta agar memahami UU ITE, jangan asal posting dan komentar di ruang digital, saring sebelum saring, kenali fakta dan hoaks dan selalu tebar semangat positif agar terbebas pelanggaran yang diatur dalam UU ITE.
Sementara untuk membahas soal Etika Digital, Meithiana Indrasari akan berbagi tips bagaimana seharusnya bersikap di ruang digital agar jejak digital terus positif dan bagaimana menjadi bijak di ruang tigital.

Kegiatan ini akan dipandu oleh Amin Rohan, S.E., terbuka untuk umum dan gratis. Calon peserta cukup meng-klik link ini: https://s.id/registrasikabminahasautara_2704 dan akan terhubung dengan form registrasi untuk mendapatkan token beserta link zoom yang akan menghubungkan mereka dengan ruang seminar.

Peserta yang beruntung, akan mendapatkan hadiah menarik berupa dompet digital. Semua peserta akan mendapatkan E-sertifikat. Khusus bagi mereka yang baru dalam mengikuti kegiatan seperti ini, tentu akan menjadi pengalaman berkesan bagaimana belajar, menambah pengetahuan tentang Literasi Digital. Makanya, bagi anda yang belum pernah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Kemenkominfo, ini adalah kesempatan yang baik untuk anda.

Untuk diketahui pada 2023 ini, Kominfo memfokuskan kegiatan Literasi Digital di wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Sejak Februari tahun ini, pihak penyelenggara telah melaksanakan sedikitnya 12 kegiatan serupa dan memfokuskan kegiatan di beberapa kabupaten di Sulawesi Utara. Dan kali ini, penyelenggara menyasar komunitas-komunitas di Sulut.

Sejak 2021, Kominfo telah melaksanakan kegiatan Literasi Digital kepada 14.641.097 orang. Pada tahun 2022 juga menargetkan 5.500.000 orang. Kominfo menargetkan kegiatan ini bisa menyasar 50 juta orang penduduk Indonesia pada tahun 2024.

Karena itu, dibutuhkan penyelenggaraan Kegiatan literasi digital yang massif di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait Literasi Digital dalam bentuk Seminar dan Diskusi secara online dengan target penduduk di wilayah tersebut, khususnya di segmen Komunitas.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *