SULAWESION,MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, mengukuhkan dan melantik 62 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Pelantikan yang meliputi pejabat eselon II, III, dan IV itu berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (9/2/2026).
Para pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat tinggi pratama, administrator, serta pengawas yang akan mengisi sejumlah posisi strategis di berbagai perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijawab dengan kinerja nyata.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta inovasi dalam menjalankan tugas.
“Saya ingin yang terbaik bagi provinsi ini.
Semua pejabat harus mampu berkarya, berinovasi, dan memberikan hasil yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Gubernur.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme serta kesiapan untuk ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.
Menurutnya, rotasi dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan pendewasaan aparatur.
Gubernur Yulius turut membagikan pengalaman selama berkarier di lingkungan TNI, termasuk pernah berada dalam posisi tanpa jabatan (non job).
Namun, hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk tetap bekerja dengan tulus hingga akhirnya mencapai pangkat perwira tinggi dan dipercaya memimpin Sulawesi Utara.
“Perubahan jabatan bukan hukuman, tetapi kesempatan untuk belajar, memperkaya pengalaman, dan meningkatkan profesionalisme,” tegasnya.
Ia mengingatkan seluruh jajaran birokrasi agar menyatukan visi, membangun kerja sama, dan memajukan unit kerja masing-masing tanpa harus selalu diawasi pimpinan.
“Berkaryalah sebanyak-banyaknya.
Tunjukkan kinerja terbaik. Yang tidak bekerja maksimal akan dievaluasi dan ditindak. Jangan main-main dengan jabatan,” tegas Gubernur.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH, serta sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sulut.







