LKPJ Tahun 2025 Bergulir di DPRD Sitaro, Bupati Chyntia Kalangit Beberkan Ragam Capaian dan Prestasi

 

 

Bacaan Lainnya

SITARO, SULAWESION – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Chyntia Ingrid Kalangit menyampaikan pengantar Laporan Keterangan Pertangungjawaban atau LKPJ Pemkab Sitaro Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD, Senin (30/03/2026).

Penyampaian LKPJ tersebut dilakukan pada rapat paripurna DPRD Sitaro, yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Djon Ponto Janis dan dihadiri Alfred Ronald Takarendehang selaku Wakil Ketua DPRD bersama para Anggota serta jajaran pemerintah daerah.

LKPJ sendiri merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam pengantar tersebut, Chyntia memaparkan beragam capaian dan prestasi yang telah diraih jajaran Pemkab Sitaro selang tahun anggaran 2025 silam. Mulai dari reformasi birokrasi dan pelayanan publik, kesehatan dan penanganan stunting, pendidikan dan pembangunan manusia hingga ekonomi dan kesejahteraan masyatakat.

“Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, kita juga mencatat kinerja yang cukup baik, dimana realisasi pendapatan daerah mencapai Rp549,35 miliar atau 93,74 persen dari target. Pendapatan Asli Daerah terealisasi sebesar Rp23,35 miliar atau 99,49 persen, menunjukkan optimalisasi sumber-sumber pendapatan lokal.
Belanja daerah, khususnya belanja operasi, terealisasi sebesar Rp376,44 miliar atau 85,82 persen,” urai Chyntia.

Terkait pelayanan dasar dan infrastruktur, pemerintah daerah terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antar wilayah terus dilakukan untuk membuka akses ekonomi.

“Layanan dasar seperti peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur sarana air bersih melalui PDAM Sitaro terus dintensifkan hingga saat ini, Puji Tuhan di tahun 2025 kemarin, program peningkatan layanan listrik 1 X 24 jam di Pulau Buhias dan Pulau Matole terealisir berkat dukungan dari semua stakeholder terutama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan PLN,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa sektor lainnya turut dipaparkan Kalangit, semisal lingkungan hidup dan kebencanaan, UMKM dan pariwisata, penanggulangan bencana maupun pangan dan pertanian.

“Kami menyadari, capaian-capaian tersebut belum sepenuhnya menjawab seluruh harapan masyarakat. Masih terdapat berbagai tantangan yang harus kita hadapi bersama, terutama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pemerataan pembangunan, serta memperkuat kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di seluruh wilayah kepulauan,” kata bupati.

Meski demikian, dia meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan, sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD, berbagai tantangan tersebut dapat kita hadapi dan atasi secara bersama-sama.

Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut antara lain Sekretaris Daerah, Denny Kondoj, Asisten III dr. Semuel Raule bersama sejumlah Pimpinan OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Siau.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan