Sulbar

158 Satpol PP Kabupaten Polewali Mandar Jalani Rapid Tes

personil Satpol PP menjalani Rapid test

POLEWALI MANDAR, SULBAR – Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) serta dalam rangka meningkatkan rasa aman masyarakat dalam pelaksanaan pelayanan utamanya pelayanan penegakan protokol kesehatan di Kabupaten Polewali Mandar, Kepala Satpol PP dan sebanyak 158 personil Satpol PP menjalani Rapid test yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar di area lobi Kantor Bupati, Senin (28/9/2020).

Kepala Satpol PP Kabupaten Polewali Mandar Aco Djalaluddin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian khusus kepada seluruh personil Satpol PP untuk melakukan rapid test, demi kesehatan di masa new normal pandemic COVID 19. Sebab kesehariannya petugas berinteraksi langsung dalam pelayanan penegakan hukum Protokol kesehatan di kelapangan Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) di daerah ini.

Baca Juga: [VIDEO] Bupati Polman Kunjungi Rumah Andi Irfank, Anak Petani yang Lolos Seleksi Timnas Indonesia U-19

Ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah yakni Bupati Polewali Mandar atas perhatian yang di berikan kepada personil Satpol PP yang mana tugasnya yang selama ini dajalani lebih banyak kelapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam rangka memberi himbauan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan terutama ditempat umum, sehingga dilakukan rapid tes untuk meghetahui kondisi kesehatan personil Satpol PP, Kepala Puskesmas Pekkabata drg. Chairiah Dachlan Saleh mengatakan rapid test dilakukan sebagai bentuk pencegahan dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Polewali Mandar

Baca Juga: [VIDEO] Bupati Polman Berkunjung ke Sekretariat PMII

“Rapid test sangat perlu dilakukan karena adanya peningktan grafik yang terkena virus Corona, dan berharap tidak ada lagi yang terkena virus ini dan dalam pemeriksaan kali ini hasilnya negatif, dan jika ada maka akan dilakukan antispasi secepatnya dengan isolasi mandiri di rumah dengan mengontrol apakah pasien betul melakukan isolasi Mandiri, ” Kata Chairiah.

 

(Red/ Hsr)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top