Sulbar

Bawaslu Sulbar Temukan Dugaan Pelanggaran Pemilu “Ijazah Palsu” di Pilkada Mamuju Tengah

Komisioner Bawaslu Provinsi Sulbar, Ansharullah A. Lidda

MAMUJU, SULBAR – Dugaan Ijazah Palsu Calon Incumbent Bupati Mamuju Tengah, Aras Tamauni yang dilaporkan masyarakat mendapat perhatian serius dari Badan Pengawas Pemiliu (Bawaslu), Provinsi Sulawesi Barat dengan melakukan penelusuran memeriksa sejumlah pihak atau instansi terkait.

Koordinator Divisi (Kordiv) Penindakan Pelnggaran, Bawaslu Sulbar, Ansharullah A. Lidda menyampaikan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan instansi terkait di antaranya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju Tengah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju dan KPU Provinsi Sulbar.

Baca Juga: Usung Tema “Caring for Children” di Usia 23 Tahun, BAF Mamuju Sambangi Panti Asuhan Campaloga

“Kami telah melakukan pengecekan langsung dan investigasi sebagaimana diatur dalam Perbawaslu 8 tahun 2020, di mana ditemukan Paslon yang mendaftar menggunakan Ijazah paket C. Dari pengecekan yang kami lakukan di Dinas Pendidikan yang kemudian ditindaklanjuti ke KPU Mamuju Tengah tempat paslon melakukan pendaftaran dan ke KPU Provinsi Sulbar, kembali melakukan pemeriksaan terkait penggunaan Ijazah pada Pileg 2014 lalu,” jelas Komisioner Bawaslu Provinsi Sulbar, Ansharullah A. Lidda saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Senin malam (12/10/2020).

Bahkan hasil pemeriksaan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat yang telah melakukan rapat pleno pada Minggu 11 Oktober 2020, terhadap hasil penelusuran dan investigasi ini ditemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu.

“Ada beberapa potensi pelanggaraan di antaranya tindak pidana karena dokumen palsu itu kaitannya dengan tindak pidana dan pelanggaran administrasi, serta pelanggaran etik lainnya yang telah kami serahkan ke Bawaslu Mamuju Tengah, untuk mengambil keputusan dengan mempertimbangkan hasil temuan Bawaslu Provinsi Sulbar,” ungkapnya.

Baca Juga: Kapolres Mamuju Tengah Pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci

Ansharullah A. Lidda juga menyampaikan bahwa hasil penelusuran yang telah diplenokan oleh Bawaslu Provinsi Sulbar menjadi sebuah informasi atau bahan pleno bagi Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah yang akan menggelar rapat pleno.

“Kita akan lihat Bawaslu Kabupaten Mamuju Tengah yang akan melakukan pleno dan kalau memang putusannya ditemukan pelanggaran maka akan diproses dan Bawaslu Provinsi akan melakukan supervisi serta akan merapatkan di Sentra Gakkumdu tingkat Provinsi Sulbar,” pungkasnya.

 

(Bob/ Red)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top