Pendidikan

Perjuangan Mahasiswi Mamasa Naik Gunung Berburu Sinyal demi Ikuti Kuliah Online

MAMASA – Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak luas bagi sendi kehidupan masyarakat, termasuk pada aspek pendidikan. Ya, imbas penutupan sejumlah kampus perguruan tinggi sejak Covid-19 mewabah, aktivitas perkuliahan mau tidak mau dilakukan secara online.

Jika biasanya kuliah dilakukan secara langsung tatap muka dengan dosen, maka sementara ini kuliah digelar secara daring menggunakan aplikasi yang ditetapkan pihak kampus.

Namun, tak selamanya kuliah daring berjalan mulus seperti yang diinginkan. Sebagian mahasiswa di daerah justru kesulitan kuliah online lantaran di desa tempat tinggal mereka sulit mendapatkan sinyal.

BACA JUGA: Tangis Haru Nenek Sebatang Kara Saat Menerima Bantuan Sembako Pemprov Sulbar

Seperti yang dialami mahasiswa di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kebanyakan dari mereka yang tinggal di wilayah pedalaman harus melalui perjuangan berat untuk berburu sinyal.

Nur Karunia, salah satu mahasiswi yang kesulitan berlajar online mengaku harus berjuang keras demi mengikuti kuliah secara daring. Ia bahkan harus naik ke puncak bukit yang berjarak berkilo-kilometer jauhnya dari rumah.

“Suka dukanya banyak, harus menempuh perjalanan 30 menit kemudian juga mendaki gunung pokoknya susah sekali. Belum lagi kalau hujan biasa terlambat jadi dianggap alpa oleh dosen,” kata Nur kepada MNC Media, Selasa (12/5/2020).

BACA JUGA: Ditolak Saat Pulang Kampung, Warga Mamasa Karantina Mandiri di Gubuk Tengah Sawah

Nur berharap pemerintah lebih memberi perhatian kepada mereka yang tinggal di pedalaman. Pemerintah diharapkan menyiapkan jaringan internet untuk memudahkan mereka menjalani kuliah online selama masa pandemi Covid-19.

“Harapan kami ada jaringan (internet). Jadi, kalau Covid-19 ini terus berlanjut kita tidak usah ke gunung (kuliah) di rumah saja,” tandasnya.

(okz)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top