Sulbar

Rusak Parah, Perbaikan Jalan di Kecamatan Majene Butuh Bantuan Pusat

MAMAJU – Jalan menuju Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat rusak parah sehingga perlu mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat karena anggaran daerah tidak mampu memperbaikinya.

“Dana APBD yang disediakan pemerintah di Sulbar dan pemerintah di Kabupaten Majene membangun jalan menuju Kecamatan Ulumanda yang berada di Pegunungan Majene sangat minim, sehingga butuh bantuan pusat untuk memperbaikinya,” kata tokoh pemuda Kecamatan Ulumanda Andi Baso, di Majene, Jumat dikutip antaranews.com.

Ia mengatakan, jalan menuju Kecamatan Ulumanda sejauh 37 kilometer tak kunjung diperbaiki pemerintah hingga kini, sehingga sulit dilalui masyarakat. “Saat mudik Lebaran, masyarakat mengeluh karena menderita melewati jalan yang rusak parah, tersebut,” katanya.

Menurut dia, jalan itu sulit dilalui kendaraan roda empat karena rusak parah, selain mendaki juga sempit dan berlumpur dilalui masyarakat, sehingga aktivitas masyarakat di Kecamatan Ulumanda yang berjumlah ribuan jiwa menjadi terhambat

Kepala Desa Kabiraan Kecamatan Ulumanda, Faharuddin juga mengatakan, jalan menuju Kecamatan Ulumanda dari Kecamatan Malunda yang berada wilayah di pesisir Kabupaten Majene, sebelumnya dianggarkan pemerintah di Sulbar sekitar Rp3,5 miliar melalui APBD, namun tidak cukup memperbaiki jalan itu.

Oleh karena itu, ia meminta dana dari pusat karena jalan itu dapat menghubungkan perbatasan Kabupaten Mamasa yang berada di atas pegunungan Sulbar.

“Jalan menuju Kecamatan Ulumanda yang merupakan jalan starategis nasional menghubungkan sejumlah Kabupaten di Sulbar perlu dibantu pusat karena akan mampu membangun ekonomi masyarakat, anggaran daerah yang terbatas tidak mampu membangun jalan itu,” katanya.

Ia mengatakan, Kecamatan Ulumanda merupakan lumbung pertanian Kabupaten Majene sehingga mesti diperhatikan pemerintah pusat dengan membangun jalannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena akan membuat masyarakat mudah mendistribusikan hasil pertaniannya. (*)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top