Sulsel

KPU Barru Tetapkan DPT, Tim Macora Beri Catatan

KPU Barru

BARRU, SULSEL – Setelah melalui pembahasan yang alot hingga tengah malam, akhirnya KPU Kabupaten Barru menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) menjadi  Daftar Pemilih Tetap( DPT) Pilkada Kabupaten Barru.

Pihak KPU sebagai penyelenggara sempat tiga kali melakukan skorsing sidang hingga dilakukan penetapan DPT. Pleno DPT ini digelar KPU di hotel Youtefa, kelurahan Coppo, kecamatan Barru. Jumat 16 Oktober 2020.

Terpantau pembahasan dimulai pukul 10.00 wita hingga pukul 00.00 wita. Namun agenda pembahasan dilakukan sampai tengah malam. Bahkan DPT ini baru bisa ditetapkan pada pukul 23.26 wita.

Baca Juga: Hasil Pleno KPU Barru, Mudassir 1, Suardi 2, Malkan 3

Skorsing terjadi karena hasil rekapitulasi yang ditetapkan di kecamatan pada tanggal 9 Oktober 2020. Sedangkan keberatan dari paslon 3 memberikan temuan pada tanggal 13 Oktober 2020. Jadi hasil koreksi inilah yang menyebabkan skorsing berlangsung hingga tiga kali

Berdasarkan data yang dihimpun, meski akhirnya DPT Barru telah ditetapkan, namun pihak Tim Paslon HM Malkan Amin-Andi Salahuddin ( Macora) belum menerima bahkan memberikan catatan bahwa pihak paslon ini belum bisa menerima DPT 2020 yang nantinya ditetapkan hingga dokumen-dokumen kami yang teregister mendapat koreksi sebagaimana mestinya.

Tim Hukum Paslon Macora, Sulfakar ketika dikonfirmasi Sabtu (17/10/2020).mengaku tetap mempersilahkan pihak KPU berjalan sesuai jadwal tahapan yang telah ditetapkan, namun lanjut dia, tim paslon Malkan-Salahuddin( MU) tetap meminta KPU mematuhi apa yang menjadi catatan kami.

Sebelumnya Tim Hukum Macora sempat menolak DPS karena dinilai bermasalah. Terutama munculnya NIK yang tidak benar dan banyaknya pemilih ganda.

Bahkan berdasarkan temuan tim paslon Macora yang melibatkan langsung sosok Idham Amiruddin, mantan saksi Prabowo-Sandi saat sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi ini.

Idham sendiri yang juga mantan Konsultan Kependudukan ini tercatat sebagai bagian dari Tim Hukum Macora yang beberapa kali diundang stasiun Televisi nasional atas kesaksian dan kehandalan sofwer miliknya dan saat ini melalui sofwernya berhasil menemukan berbagai kejanggalan hingga 8.057 NIK bermasalah dan 1.199 pemilih ganda dalam data pemilih sementara(DPS) di KPU Barru.

Baca Juga: Diduga Bermasalah, Tim Macora Tolak DPS

Sementara itu Divisi Data dan Informasi Komisioner KPU Barru Abdul Sapa yang dihubungi secara terpisah membenarkan adanya proses skorsing sampai tiga kali hingga penetapan DPT.

Untuk DPT By name DPT kami pastikan secara by name akan didistribusikan ke semua LO pasangan calon dan bawaslu, Setelah di lakukan download pada sistem informasi data pemilih.

“Pokoknya kami menghargai  dan memberikan hak  kepada semua masyarakat untuk memberikan pendapat terhadap DPT. Tentu KPU menghargai semua masukan tersebut, termasuk catatan Tim Paslon 03 terhadap penetapan DPT ini,” pungkas Sapa.

(Tim Lip)

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler Minggu Ini

To Top