Sulsel

Terungkap Asal Narkoba yang Beredar di Sidrap

SULSEL – Kabupaten Sidereng Rappang (Sidrap) salah satu daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan tingkat peredaran narkoba di Indonesia. Tertangkapnya,  bandar narkoba asal  H. Agus Sulo alias Lagu, dan rekan bisnisnya Syukur alias Sukur mengungkap sumber narkoba yang meracuni warga Sidrap selama ini.

Hal tersebut diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat menggelar press release perkembangan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atau pencucian uang yang menyeret terduga Lagu saat BNN RI merilis kasus tersebut, Kamis (18/7/2019).

BACA JUGA: Kekayaan Rp16 Miliar, Bandar Narkoba di Sulsel Bakal Dimiskinkan

Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BNN RI, Brigjen Polisi Bahagia Daci mengatakan, tersangka ditangkap 16 Mei lalu di kampung halamannya di Kabupaten Sidrap. Penangkapannya ini berawal dari kasus narkoba di Kalimantan Utara dengan pelaku bernama Fachri Rajman Jafar (29) alias Tyson, warga asal Kabupaten Sidrap juga yang ditangkap 20 September 2018 lalu.

“Di Kalimantan Utara itu, Fachri divonis 8 bulan saja padahal barang bukti 10 kilogram sabu. Dan saat ini masa tahanan Fachri sudah mau selesai. Dari situ kita curiga lalu kita kembangkan. Diketahuilah kalau Fachri ini anak buah seorang bandar yang bernama Agus Sulo. Pengejaran pun dilakukan dan dia tertangkap pertengahan Mei lalu,” kata Bahagia Daci.

Kasus ini, ujarnya, akan dikembangkan lagi karena bandar ini adalah jaringan besar terutama di Sulsel khususnya di Kabupaten Sidrap.

Narkoba yang disuplai masuk ke Sulsel ini, imbuhnya, berasal dari Malaysia lalu diselundupkan melalui Kalimantan Utara menggunakan kapal kecil. “Yang turut menikmati hasil TPPU nya ini juga tengah kita dalami,” pungkasnya.

BNN juga menyita asset tersangka  senilai Rp16 miliar. Total aset yang disita mulai dari lahan tanah, sawah, bangunan rumah, pabrik penggilingan padi dan pabrik pembuatan rak telur, kendaraan roda dua dan roda empat. Antara lain mobil mewah mini cooper.

Aset-aset tersebut kini masih dititip di kantor Balai Rehabilitasi BNN Baddoka. Sementara tersangka, Agus Sulo dan anak buahnya, Syukur (35), ditahan di tahanan BNNP Sulsel. Kasusnya saat ini sudah masuk tahap pemberkasan. (hel)

 

Sebarkan:
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terpopuler

To Top